Gerhana Selimuti Pontianak, Fatih Lahir Secara Cesar

Gerhana Matahari Total Lintasi Daratan Indonesia di 12 Provinsi. Tampak Gerhana Matahari Total Di Pantai Terentang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung. / foto : Anggi Vivi Meliani
Gerhana Matahari Total Lintasi Daratan Indonesia di 12 Provinsi. Tampak Gerhana Matahari Total Di Pantai Terentang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung. / foto : Anggi Vivi Meliani

Reporter : Devi Lahendra
PONTIANAK – PostKotaPontianak.com !! Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang dapat dilihat disebagian wilayah Indonesia pada Rabu 9 Maret 2016 menjadi  hari bersejarah bagi pasangan Jeffi Erhadi dan Gusti Rendani Putri (29), yang melahirkan  seorang bayi laki-laki tepat detik-detik terjadinya Gerhana.

Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Fatih Kusuf Karim dengan berat 3,8 kg, dan panjang 49cm, lahir pada pukul 06.30 pagi dengan proses operasi sesar di rumah sakit bersalin Jeumpa, Jalan Sultan Syarif Abdurahman, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Diceritakan Jeffi, prediksi sang dokter yang biasa melihat perkembangan janin istrinya, sang bayi akan lahir pada tanggal 3 Maret 2016 akan lahir dengan cara normal.

“Tapi hingga tanggal 8 Maret 2016 kemarin, istri saya belum juga melahirkan, padahal ketuban sudah pecah, ” terang Jeffi, pada sejumlah wartawan, Rabu (9/3/16).

Menurut keterangan Jeffi, selama 18 jam sang istri berusaha menahan agar dapat melahirkan secara normal, namun dokter menyarankan agar menjalankan operasi sesar. Tepat pukul 06.30 pagi sang bayi lahir dimana saat itu pula terjadi Gerhana Matahari.

“Bahagia bukan kepalang setelah anka saya lahir dengan sehat, saat itupula saya memberitahu ayah saya yang sedang melakukan sholat di Mesjid Mujahidin, bahwa cucu pertamanya telah lahir, maka ayah saya pun memberikan nama Kusufi yang berati Sholat Kusuf (Sholat Gerhana), ” tuturnya.

Ditempat yang sama, Mega salah seorang tim medis yang merawat pasien bersalin mengatakan, sebelum menyarankan untuk dioperasi, bayi diperiksa kembali ternyata detak jantungnya tidak normal, tapi sang kondisi sang ibu bayi sangat kuat.

“Usai tindakan operasi sesar, bayi dan ibu sehat, meskipun lahir dengan jalan operasi. Dan memang harus dilakukan operasi mengingat jangka waktu induksi sang ibu sudah cukup lama, ” tukas Mega./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *