FKBKM Pontianak Dukung Program 100 – 0 – 100

Agusman. SH */ foto : Hendri Wjs
Agusman. SH */ foto : Hendri Wjs

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Ketua Forum Komunikasi Badan Keswadayaan Masyaraka (FKBKM) Kota Pontianak, Agusman. SH, menyambut baik berbagai program yang kini terus dikerjakan oleh Pemerintah Kota Pontianak. Terlebih lagi dalam program air bersih yang terus menjadi fokus pemerintah memenuhi kebutuhan air bersih khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Sejatinya dalam program 100 – 0 – 100 pemerintah menargetkan hingga sampai tahun 2018, pemerintah tuntas 100 sambungan air bersih, 0 lingkungan kumuh dan 100 penuntasan sanitasi. Untuk penuntasan sambungan air bersih pemerintah membangun terobosan dengan sambungan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang disubsidi langsung oleh pemerintah.

“Kita sangat berterima kasih kepada Walikota Pontianak, H. Sutarmiji dalam program MBR, karena melalui program tersebut kini masyarakat kurang mampu dapat merasakan air bersih dengan biaya sambungan yang sangat murah, ” ucap Agus, saat ditemui postkotapontianak.com, Senin (10/10/16).

Menurut Agus, kiprah PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak sebagai perpanjangan tangan pemerintah menjadi sentral penting penentu terlaksananya program MBR yang tepat sasaran terutama diwilayah Kecamatan Pontianak Timur dan Pontianak Utara.

“Terhitung sekitar 50 persen warga di Kecamatan Pontianak Timur dan Utara kini sudah merasakan sambungan air bersih melalui program MBR. Dan saya yakin jika program ini berjalan 3 tahun ke depan, maka akan tuntas program sambungan air bersih di Kota Pontianak, ” kata Agus.

Lebih jauh Agus mengatakan, sistem kerja jempot bola yang dilakukan oleh tim MBR dapat menjadi rujukan nyata dalam kesuksesan menjalankan suatu program yang menyentuh langsung ke masyarakat.

“Dalam hal ini kita juga memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE, yang telah bekerja kerasa untuk mensukseskan program MBR yang kini dapat dirasakan oleh masyarakat yang kelas ekonomi ke bawah, ” tukasnya.*/ (dev)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *