Empat Warga di Tangkap, Perhutani di Demo

POSTKOTAPONTIANAK.COM, JEMBER-Aksi demontsrasi yang dilakukan ratusan warga ini memprotes atas tindakan pihak Perhutani yang

Perhutani didomo ratusan warga. (dok; suarajatim)
Perhutani didomo ratusan warga. (dok; suarajatim)

menangkap beberapa warga yang melakukan aktifitas menyambung hidup mencari sisa-sisa kopi di hutan Mangaran.

Dimana aksi unjuk rasa ratusan warga protes terhadap Perhutani terkait penangkapan  empat warga Balung dan Glundengan, Rabu, (11/03/2015).

Pantauan  “SuaraJatimPost.com”  dilapangan aksi berjalan tegang dan memanas disaat pihak Pehutani tidak ada yang mau menemui pihak pendemo, beruntung pihak Polsek setempat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek  berhasil menenangkan warga, warga menuntut perhutani mengeluarkan dan membebaskan empat warga yang ditahan.

Menurut  keterangan Kepala desa Balung Kidul Syamsul menjelaskan “ Dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut padahal dari pihak Perhutani tidak memberikan pagar pembatas , dan warga kami hanya mu menyambung hidup mengambil sisa-sisa kopi yang sudah jatuh ketanah, kami sudah berusaha mencegah warga untuk tidak demo tapi masyarakat atas dasar solidaritas langsung kompak mas “ uangkapnya.

Dari keterangan Ahmad (45), pendemo ” dalam Aksi ini kami lakukan atas dasar prihatin mas kok bisa pihak Perhutani melakukan hal itu, kami tidak akan berhenti sampai disini kami akan melakukan demo yang besar lagi pabila tuntutan kami tidak dipenuhi, itu orang miskin mas tidak mencuri  “ jelasnya.

Terlihat Kepala desa Gludengan, sementara itu Aksi tersebut dijaga ketat aparat kepolisian. Dan pihak Asper Perhutani  setelah dihubungi oleh Kades berjanji akan menemui warga dan Kepala Desa untuk dapat menyelesaikan masalah ini  karena masih menjadi pembahasan di Kantor Perhutani jember.(Adi/Mam/SJP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *