Dunia Butuhkan Karet

Pemkab Landak Perluas Komoditi Karet

Bupati Adrianus secara simbolis melakukan penanaman perdana karet dalam acara Pelaksanaan kegiatan program Pengembangan Sarana Prasarana (PSP) pertanian dan perluasan areal perkebunan karet tahun 2014, seluas 50 Ha di Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Foto Istimewa
Bupati Adrianus secara simbolis melakukan penanaman perdana karet dalam acara Pelaksanaan kegiatan program Pengembangan Sarana Prasarana (PSP) pertanian dan perluasan areal perkebunan karet tahun 2014, seluas 50 Ha di Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Foto Istimewa

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! NGABANG-Pelaksanaan kegiatan program Pengembangan Sarana Prasarana (PSP) pertanian dan perluasan areal perkebunan tahun 2014 seluas 50 Ha di Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak, belum lama ini, di ikuti oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Mandiri,para kepala SKPD ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Landak. Kegiatan dibuka Bupati Kabupaten Landak, Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Landak,Alpius, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah dalam memperluas komoditi karet, apalagi saat ini luasan lahan karet yang ada di Kabupaten Landak, dari hari ke hari sudah semakin berkurang, sehingga hal ini sangat perlu di antisipasi supaya kedepannya komiditi karet tetap masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan dunia.

“Penanaman perdana yang di laksanakan secara simbolis ini merupakan program pengembangan sarana prasarana lahan pertanian khusus di bidang perkebunan tanaman karet dan bantuan ini seluas 50 Ha yang di laksanakan di Mandor,” ucapnya.

Menurut Alpius, untuk bantuan bibit karet yang di laksanakan saat ini, di harapkan tidak hanya di tahun 2014 ini saja, “ agar pada tahun 2015 mendatang juga di harapkan Pemerintah Provinsi Kalbar dapat kembali memberikan bantuan dengan luasan yang sama, ” harapnya.

Alpius menerangkan, pelaksanaan kegiatan ini di pusatkan di Mandor adalah dalam rangka mendukung kawasan industri di mana di kawasan ini kita dirikan Industri lateks sehingga perlu dukungan bahan baku agar tidak kekurangan bahan baku.

Terkait dengan bantuan ini,seraya mengharapkan agar para petani khususnya kelompok penerima supaya dapat merawat tanaman karet yang sudah di berikan sehingga kedepannya dapat memberikan manfa’at yang besar bagi masyarakat.

“ Dalam hal ini kita sudah melakukan kerja sama dengan balitbang terutama dalam pengembangan karet unggul di Mandor sehingga dengan adanya program ini akan sangat di harapkan dapat mendukung bahan baku industry lateks yang akan di dirikan oleh Pemkab Landak, di Mandor , ”paparnya.

Di katakannya, dalam pengembangan sector Perkebunan di Kabupaten Landak, selain karet, Pemkab Landak  juga akan mengembangkan komoditi kopi dan kakau, karena menurutnya, beberapa komoditi ini juga memiliki peranan yang cukup besar, sehingga masyarakat di daerah ini tidak hanya terpaku mengembangkan komoditi karet dan kelapa sawit saja, melainkan komoditi lain juga patut dan layak di kembangkan dengan baik karena pada satu saat sebuah komoditi ini akan mengalami stagnan.

Di tempat yang sama Bupati Landak,Adrianus,AS, mengatakan bahwa langkah pengembangan karet yang di lakukan oleh kelompok tani Mandiri, sangat di dukung oleh Pemerintah, oleh karenanya pengembangan komoditi karet yang ada tidak hanya di kembangkan oleh kelompok ini saja melainkan juga masyarakat yang lainnya.

“ Makanya dukungan Pemerintah untuk masyarakat yang saat ini di terima oleh kelompok tani Mandiri melalui program PSP,berupa bantuan bibit karet dan ini artinya bantuan ini hanyalah merupakan ransangan dan dorongan yang selanjutnya kita minta petanilah yang lebih banyak berperan aktip,”ungkapnya.

Bupati Adrianus mengatakan,yang paling utama adalah jangan sampai hanya sebatas menerima bantuan saja dan setelah itu petani hanya menunggu sehingga kondisi ini jangan sampai di lakukan.

Bupati juga menerangkan, di daerah Kabupaten Landak sendiri memiliki potensi yang cukup luar biasa,sehingga potensi ini dapat di kembangkan sehingga dapat menunjang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Apalagi di Mandor ini adalah merupakan daerah yang sudah menjadi padang pasir akibat aktivitas tambang , maka salah satu upaya kita menyelamatkannya adalah dengan menanam pohon karet,dan ini tolong di kembangkan”pintanya.

Karena saat ini komoditi karet memang menjadi bahan baku utama produk yang sangat di butuhkan oleh dunia, kalaupun saat ini harga karet mengalami penurunan yang sangat signifikan, bukan bearti sudah tidak memiliki harga lagi tetapi pada satu saat harga ini akan mengalami kenaikan.

“ Makanya, tujuan Pemkab Landak membuat kawasan Industri di Mandor di antaranya adalah mendirikan pabrik lateks di Mandor ini adalah untuk memperbaiki harga karet masyarakat sehingga dengan adanya Industri lateks ini,selain dapat menyerap hasil produksi lateks masyarakat,  juga dapat mengangkat harga karet,”ungkapnya./ya’syahdan

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *