Dugaan Limbah Cemari Sungai Warga Mengeluh

*Dewan Minta BLH Meninjau Langsung

POSTKOTAPONTIANAK.COM — SEKADAU ! Masyarakat Dusun Entingang Desa Empajak, Entapang, Entras dan Suak Hantu Kecamatan Belitang Hilir mengeluh akibat sungai tercemar oleh limbah yang diduga berasal dari perusahaan sawit, yakni PT Parna Agro Mas.

Hal ini diungkap Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan yang sudah mendapat keluhan dari masyarakat. Apalagi, kata dia, laporan dari masyarakat tersebut mengenai keluhan tersebut sudah berlangsung sejak lama.

“Kalau ada kebocoran tentunya jangan dibiarkan terus. Apalagi jika limbah tersebut mencemari sungai, karena sungai digunakan oleh warga,” ujarnya.

Dikatakan dia, beberapa waktu lalu limbah tersebut meluap dan mencemari sungai. Bahkan, kata dia, dirinya mendapat laporan jika ada ikan yang mati. Keluhan masyarakat tersebut sudah disampaikan kepada pihak perusahaan.

Yodi mengatakan, penampungan limbah perusahaan tersebut sudah berdampak buruk bagi masyarakat sekitar. “Ada laporan dari masyarakat mengenai hal itu. Untuk itu kami meminta kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sekadau untuk meninjau langsung dan lakukan pengujian terhadap air yang diduga tercemar tersebut,” kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (12/4).

Dikatakan dia, apapun hasilnya nanti harus dipublikasikan kepada masyarakat dari hasil uji sampel nantinya sehingga masyarakat tahu. “Coba lakukan tes kolam kedelapanada tidak ikan yang hidup disana,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, keluhan dari masyarakat itu karena sungai di sekitar tercemar oleh limbah yang ditampung itu bocor dan mengalir ke sungai.

“Air limbah yang mengalir itu terlihat coklat kehitaman dan berbuih. Kami minta BLH untuk meninjau langsung dan kami juga minta jangan ada permainan dengan perusahaan,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Yosef Yustinus mengatakan masyarakat bisa membuat pengaduan. Sehingga, kata dia, ada dasar pihaknya untuk menindaklanjutinya. “Kami siap meninjau langsung ke lapangan,” singkatnya. /Mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *