Dua Tersangka Bawa Shabu 5 Kilogram di Tangkap di Bendara Supadio Pontianak

Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo di Pontianak yang didampingi AKP Muslimin Kasat Reserse Narkoba Polresta Pontianak,/ ist
Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo di Pontianak yang didampingi AKP Muslimin Kasat Reserse Narkoba Polresta Pontianak,/ ist

POSTKOTAONTIANAK.COM ! PONTIANAK – Polresta Pontianak kembali lakukan penangkapan dua tersangka pelaku tindak pidana narkoba di Bendara Supadio Pontianak, Minggu (18/12/2016).

Adapun kronologis penangkapan, begitu mendapat informasi dari pihak bandara Supadio saat bertugas di X-Ray menemukan sebuah tas ransel yang isinya mencurigakan. Ketika ransel tersebut diperiksa oleh petugas ternyata ditemukan 2 buah leptop yang telah dilakban bersama satu kardus yang didalam kardus terdapat 50 paket besar yang diduga shabu, ungkap Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo di Pontianak kepada wartawan, Senin (19/12/2016).

Dari pengakuan kedua pelaku kata Iwan, mereka disuruh oleh A yang merupakan DPO, untuk membawa shabu-shabu  tersebut berangkat dari Pontianak ke Surabaya dan tujuan Lombok dengan menggunakan jasa penerbangan maskapai Lion Air.

Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo ./ ist
Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo ./ ist

Tersangka yang diamankan R, warga Jalan Komyos Sudarso Gg. Duku baru dalam Kelurahan Sungai Jawi Luar Pontianak Barat. Dalam pengembangan kasus tersebut adanya tersangka lain atas nama BS, warga Jalan Sungai Raya Ddalam 1, Sungai Raya / Jalan Sutan Syarif Abdurrahman Komp Tongie Sungai Bangkong, Pontianak Kota yang berhasil ditangkap. BS,  berperan sebagai orang yang menjemput dan mengantar pelaku (R) ke Bandara, terang Kapolres Pontianak.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan, 50 paket besar shabu sebanyak 5 kg, 2 unit laptop merk asus, 1 unit charger laptop, Beberapa potongan kabel, 1 buah kardus kotak sepatu merk peter louis, Beberapa helai pakaian anak, 1 buah tas ransel warna coklat merk lodsvek, 2 unit handphone, 2 lembar boarding pas lion air, 1 unit satria f KB 4200 HK

Kedua pelaku beserta Barang bukti tersebut dibawa ke Satresnarkoba Polresta Pontianak Kota untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Ketua tersangka diancam Pasal : 114, 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman maksimal pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, pungkas Kombes (Pol) Iwan Imam Susilo./ abePKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *