Dua Kanidat Balon Walikota

Siap Berkompetisi Ditubuh Internal PKS

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Dua calon kuat peserta Pemilihan Raya (Pemira) bakal calon Walikota Depok dari internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mulai bersitegang. Keduanya adalah Wakil Walikota Depok priode 2010-2015, Idris Abdul Somad dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Imam Budi Hartono.

Kanidat internal dari PKS tegang Imam-Idris (Ist)
Kanidat internal dari PKS tegang Imam-Idris (Ist)

Pasalnya hingga saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mengeluarkan surat keputusan (SK) bakal kandidat calon Walikota Depok yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2015 ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad mengungkapkan, bahwa dirinya siap unutk berkompetisi dalam tubuh internal PKS untuk maju dalam Pemilukada tahun 2015 ini. Karena Pemira tersebut  merupakan pilihan kader bukan struktur.

“Karena dari internal PKS ada Pak Imam Budi Hartono, maka dari itu saya siap berkompetisi dengan beliau,” ungkapnya kepada sejumlah pewarta, Minggu (12/4/2015).

Dia mengakui, bahwa dirinya  telah mendapatkan restu dari kalangan ulama dan para relawan yang menginginkan dirinya maju sebagai walikota. Idris menambahkan, dukungan tersebut datang tanpa ada rekayasa politik, dan mengalir begitu saja.

“Alhamdulillah, dukungan yang datang ke saya baik dari kalangan ulama dan relawan adalah hak mereka dan saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Jika nantinya mereka semua balik kanan, ya saya balik kanan,” ucap Idris.

Idris juga menambahkan, hingga saat ini belum menyiapkan calon wakil walikota yang nantinya akan mendampinginya maju dalam Pemilukada nanti.

“Untuk saat ini belum, karena jadwal saja belum ada. Apalagi PKPU-nya belum disahkan oleh KPU Kota Depok, jadi juklak dan juknisnya belum ada. Saya belum bisa berkomentar banyak mengenai hal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Imam Budi Hartono selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), menerangkan, bahwa bilamana dirinya diberikan amanah untuk memimpin Kota Depok dalam lima tahun kedepan maka ia menjanjikan Depok menjadi kota pemuda. Alasannya, 60 persen dari total penduduk Kota Depok yang berjumlah dua juta lebih, diisi oleh kalangan pemuda.

” Maka dari itu untuk kedepannya saya akan jadikan pemuda sebagai subjek bukan lagi sebagai objek dari pembangunan,” terangnya.

Imam menegaskan, bahwa untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan sarana prasarana yang dapat mengembangkan ide dan gagasan tersebut. Dalam mewujudkan ide dan gagasan tersebut, Imam berinisiatif untuk membangun tower pemuda di pusat kota. Dimana di tower tersebut nantinya digunakan sebagai pusat kegiatan pemuda yang ada di Depok.

“Saya ingin di tower itu dijadikan pusat kegiatan pemuda di Depok. Baik kantor pemuda maupun sarana dan prasarana yang dapat mengembangkan potensi pemuda, semuanya tersedia di Tower yang nantinya akan dibangun itu,” tandasnya./ Faldi/Sudrajat

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *