DPRD : RS Tolak Pasien BPJS Terancam Disegel

POSTKOTAPONTIANAK.COM – DEPOK ! Berdasarkan banyaknya aduan dari masyarakat, bahwa ditolaknya pasien dirumah sakit swasta karena memakai BPJS kesehatan, sedangkan jika pasien mendaftar secara pribadi langsung diterima. Maka dari itu, jika memang ditemui pihaknya akan menyegel Rumahnya Sakit tersebut.

“Jadi bila kedapatan yang dikeluhkan masyarakat itu, maka segera rumah sakit swasta tersebut akan disegel. Artinya RS yang menolak pasien BPJS kesehatan akan dibekukan izinnya,” ujar Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo kepada wartaean, Senin (2/5/2016), dikantornya.

Hendrik menjelaskan, sebab ada kejadian beberapa hari lalu, di rumah sakit permata di Sawangan yang menolak pasien BPJS Kesehatan. Namun ketika pasien mengeluarkan cash langsung diterima. Artinya pihak rumah sakit tidak mau ikut aturan yang berlaku di pusat dan daerah, segel saja.

“Sebab ini sudah menjadi aturan dari pusat dan daerah, jadi jangan alergi terhadap BPJS, hingga pasien tidak diterima oleh rumah sakit swasta,” jelas politisi PDIP itu.

Sama halnya dengan anggota Komisi D DPRD Depok, Resky Noor sagat setuju jika rumah sakit swasta menolak pasien BPJS kesehatan untuk disegel. Sudah banyak aduan mengenai penolakan rumah sakit karena menggunakan BPJS kesehatan. Namun bila anggota Dewan ngomel baru ditindak sama rumah sakit, tentunya ini merugikan masyarakat.

“Jadi kebanyakan rumah sakit swasta baru akan menerima jika anggota dewan DPRD Depok turun tangan membantu komunikasi antara pasien dengan rumah sakit swasta. Kenapa harus melalui anggota dewan dulu baru mereka menerima pasien,” pungkasnya.

Resky mengingatkan, bahwa ada beberapa rumah sakit swasta yang menolak pasien BPJS dengan berbagai alasan. Alasan yang paling sering adalah kamar penuh, sehingga pasien tidak bisa diterima.

“Jadi kami berharap warga tidak kesulitan masalah kesehatan, pasien apapun harus diterima dan dilayani dengan baik,” imbuh politisi Partai Gerindra itu.(Faldi/Novli/Gilang)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *