DMC : Pertanyakan Iklan Ucapan

DMC Tuntut Iklan Diturunkan

Foto : Fadli
Foto : Fadli

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! KOTA DEPOK – Ketua Pembina Depok Media Center, (DMC), Rusdi membenarkan, bahwa poster atau baleho ucapan selamat meryakanan Natal bagi Umat Kristiani dan Selamat Tahun Baru 2017 di perempatan Jl. Raya Arief Rachman Hakim dan Jl. Raya Margonda, menjadi pergunjingan sejumlah warga. Sebab baliho tersebut tidak ada gambar atau foto Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.

“Pasalnya, diposter tersebut terpasang seluruh foto pejabat di Kota Depok seperti, Walikota Depok, Kapolres, Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua DPRD dan Dandim 05/08 Kota Depok terpasang. Namun hanya satu yang tidak terpasang yaitu foto Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna,” ujarnya kepada wartawan kemarin, dilokasi poster terpampang.

Menurutnya, bahwa pasangan Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna merupakan pemimpin yang dipilih seluruh masyarakat Kota Depok saat pesta demokrasi atau Pilkada setahun lalu sehingga satu paket tapi kenapa foto atau gambar dari wakil walikota tak ada dalam poster terpasang.

“Bahkan ini resmi dengan pemasangan baleho atau poster yang dipasang oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok apakah disengaja atau terlupakan. Namun bila ini sengaja dilupakan dengan fotonya wakil walikota tentunya tak dapat ditelorir lagi terlebih Wakil Walikota Pradi Supriatna adalah pemimpin Kota Depok,” tutur Rusdi.

Rusdi mengingatkan, bahwa poster atau baleho ukuran empat kali lima meter yang terpasang persis di pertigaan Jl. Raya Arief Rachman Hakim dan Jl. Raya Margonda selain terpasang logo Kota Depok juga nama dan wajah sejumlah pemimpin di Kota Depok juga bertemakan,

“Kerukunan Dambaan Kita Semua” kemudian Selamat Merayakan Natal Bagi Umat Kristiani Tahun 2016 dan Selamat Tahun Baru 2017. Maka dari itu, baleho tersebut agar diturunkan atau diganti, sebab tidak terjadi persepsi di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DMC, Joko menambahkan, bahwa hal ini juga sudah pernah terjadi di Kabupaten Cirebon. Seperti iklan ucapan hari besar, namun berdampak dari pihak Wakil Bupati marah dan akhirnya iklan reklame itu diturunkan.

“Jadi hal itu harus diantisipasi lebih baik diskominfo turunkan ketimbang menimbulkan pro kontra, yang berujung membuat hubungan D1 dan D2 merenggang,” pungkasnya.

Joko juga mengingatkan, bahwa Iklan itu resmi dari Diskominfo Kota Depok, yang tidak menyertakan foto Wakil Walikota. Mungkin tidak ada yang salah dalam masalah ini, namun opini publik akan berpandangan lain. Wajar saja kalo dari unsur muspika tidak menyertakannya, sebab mereka merupakan jabatan karir.

“Sedangkan Walikota dan Wakil Walikota merupakan jabatan politis yang dipilih oleh rakyat satu paket melalui Pemilukada. Jadi sangat wajar kalo dalam poto ucapan tersebut Wakil harus disertakan juga. Ini kembali kepada persoalan etika politik saja,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Irwan, warga Pancoran Mas, menilai keberadaan baleho atau poster besar berkaitan ucapan selamat natal dan tahun baru 2017 dari pemimpin Kota Depok memang agak janggal karena tak ada foto atau gambar Wakil Walikota Pradi Supriatna.

“Kalau tak salah hampir setiap ada kegiatan dua pemipin Kota Depok fotonya selalu terpasang di sejumlah spanduk atau baleho di pinggir jalan lingkungan, perumahan, hingga jalan jalan utama serta protokol. Namun kenapa untuk ucapan natal tahun 2016 dan tahun baru 2017 kali ini memang tak ada wakil walikota Pradi Supriatna,” pungkasnya. (Faldi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *