Diskusi Publik 2016, Napak Tilas ” Seminar Nasional Mensinergikan Pemberantasan Korupsi di Indonesia”

Postkotapontianak.com ! Pontianak -Pagi ini hujan mengguyur kota Pontianak, namun tidak menyurutkan langkah panitia diskusi publik 2016 untuk melaksanakan kegiatan yang diselenggarakan sebagai peringatan hari anti korupsi internasional.

Acara yang digelar di gedung BLK Pontianak yang terletak dijalan Abdurahman Saleh Pontianak.
Edi Ashari SH, ketua umum Kalimantan Barat Electoral Commission dalam kata sambutannya menegaskan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat harus tetap berjalan.

Dirkrimsus Polda Kalbar, Kombes Mashudi mengatakan bahwa kerugian negara yang diakibatkan oleh KKN di Indonesia sangatlah besar dan sudah mengakar di Indonesia.

Mashudi mengatakan bahwa ada beberapa sebab terjadinya korupsi diantaranya sifat tamak ingin menguasai harta dari pekerjaan yang dilakukannya. Biaya hidup, gaji kecil dan lain lain.

Sementara itu Gubernur Kalbar, Cornelis dalam sambutannya yang diwakili Iskandar inspektur pembantu khusus ipprop Kalbar mengatakan bahwa Korupsi di mana pun didunia termasuk di Indonesia,berkembang, berevolusi, sampai pada tahap dimana korupsi itu dilakukan secara sistematis dan berjejaring. Karena sudah masuk sampai fase berjejaring maka untuk melawan korupsi bagi saya hanya perlu keberanian untuk menjalankan dua langkah aksi pencegahan yang betul betul nyata serta tindakan penegakan hukum yang betul betul tegas.

Berbagai upaya dilakukan untuk memberantas korupsi seperti dengan satgas saber pungli di Kalimantan barat. Sebagai amanat dari Perpres Saber Pungli.

“Saya Mengajak Semua elemen bangsa agar indonesia khususnya Kalbar bebas dari korupsi. Peringatan hari anti korupsi iniengingatkan bahwa semua elemen bangsa harus ikut serta memberantas korupsi di tanah air Indonesia.
Bangsa ini akan menjadi besar, kalau bebas dari korupsi,” pungkas Cornelis.(Tri/(PKP) //foto Diskusi./ tri//

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *