Dinilai Sarang Mafia Proyek

AMBD Gruduk Dinas BMSDA dan BLP

DEPOK, POSTKOTAPONTIANAK.COM-Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BIMASDA) dan Badan Lelang Proyek (BLP), Kota Depok di nilai sebagai sarang mafia proyek. Sebab diduga panitia lelang dan kontraktor telah berkonsfirasi dalam memenangkan proyek tersebut.

Dibimasda Kota Depok didemo AMBD./Ist.
Dibimasda Kota Depok didemo AMBD./Ist.

“ Maka dari itu, kami tergabung dalam Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMBD), Kota Depok, sangat mengkritisi kinerja Dibimasda dan BLP Kota Depok, agar membasmi korupsi dan mafia proyek khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Depok,” tegas Koordinator AMBD, Torben Rando Oroh, Kepada pewarta, Rabu (23/9/2015), saat melakukan aksi di lokasi.

Rando menjelaskan, bahwa persaingan lelang saat ini sudah tidak sehat lagi, sebab, pemenang proyek tendernya diduga sudah diatur oleh panitia lelang.

“Maka dari itu, berharap kepda pihak Kejaksaan dan KPK agar mengusut penyimpangan proses lelang proyek yang penuh dengan KKN dan rekayasa di lingkungan Pemkot Depok, khususnya di Bimasda,” pungkasnya.

Rando mengingatkan, bahwa aksi ini akan terus dilanjutkan hingga semua pihak yang terlibat dalam mafia proyek agar segera disidik aparat kepolisian, kejaksaan dan KPK.

“Artinya, bila terbukti oknum Dibimasda dan BLP, terlibat dalam konsfirasi dengan mafia proyek tersebut, agar di proses secara hukum yang berlaku di negeri ini,” imbuhnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *