Dilarang Tayang, ‘Phantom’ Katrina Kaif Tetap Menjadi Incaran Warga Pakistan

JAKARTA – Film terbaru Katrina Kaif, “Phantom (2015)” sukses menjadi box office di India meskipun baru sepekan dirilis. Tak hanya itu saja, film yang disutradarai oleh Kabir Khan tersebut juga berhasil menggugah rasa penasaran warga Pakistan meskipun film ini dilarang tayang di negaranya.

Rasa penasaran warga Pakistan untuk menyaksikan aksi dari Saif Ali Khan juga itu dapat dilihat dari permintaan DVD bajakan film “Phantom (2015)” yang tinggi. “Ada banyak permintaan untuk mendapatkan kualitas film yang bagus. Banyak yang penasaran dengan cerita dalam film tersebut” ujar seorang sumber seperti dilansir dari Bollywoodlife, Jumat (5/9).

Keinginan warga Pakistan untuk menyaksikan film yang telah dirilis pada 28 Agustus lalu itu disambut dengan baik oleh sang produser, Sajid Nadiadwala, meskipun baginya pembajakan adalah hal yang buruk untuk dunia perfilman. “Ini adalah pujian bahwa orang Pakistan ingin menonton film ini dengan permintaan yang naik setelah ‘Phantom (2015)’ sukses di India,” komentar Najid.

Film “Phantom (2015)” dilarang tayang setelah organisasi yang dianggap teroris oleh Amerika, Jamaat-ud-Dawa menuntut larangan pemutaran film ini di Pakistan lantaran menampilkan pemimpinnya dibunuh. Film ini dianggap memiliki propaganda kotor serta menampilkan ketegangan antara Pakistan dan India.

Sementara itu, “Phantom (2015)” bercerita tentang Daniyal (Saif Ali Khan) yang berusaha menegakkan keadilan di India, Eropa, Amerika dan Timur Tengah yang terancam serangan teror. Ia dibantu oleh seorang agen keamanan Amerika berdarah India, Nawaz Mistry (Katrina Kaif) dalam menjalankan misinya. (wk/kr)/radar-ndo

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *