DIDUGA TKI JADI KORBAN PEMERASAN PREMAN DAN CALOK DI PLB ARUK SAMBAS

SAMBAS –  Pos Lintas Batas ( PLB ) Aruk Kabupaten Sambas adalah satu-satunya pintu masuk resmi bagi masyarakat yang keluar masuk baik dari Malaysia dan dari Indonesia.

Perlu diketahui bahwa PLB Aruk yang merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Sambas, sebab diharapkan memberikan solusi kenyamanan dan keamanan bagi para pelintas batas.

Sementara disisi lain tentunya sangat berperan baik dari jarak tempuh yang singkat dan secara ekonomis tentu saja lebih murah ketimbang harus lewat Entikong Kabupaten Sanggau.

Namun harapan dan impian ini nyatanya hanya sebuah alusinasi saja bagi para pelintas batas, buktinya para TKI yang bermaksud mudik kekampung halaman justru menjadi korban pemerasan calok-calok liar dan Preman lokal di PLB Aruk.

Apesnya lagi,  setiap penumpang mereka patok ongkos hingga mencapai RM. 90,dan ini jelas memberatkan. Selain itu tentu saja ini sangat mencederai para TKI yang ingin melepas rindu setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya, ungkap Tokoh masyarakat Afung Purnomo kepada awak media, Minggu (10/6/2018.

Parahnya lagi,  Mereka tanpa belas kasihan bahkan sambil membentak meminta sejumlah uang yang kadang tidak jelas peruntukannya bahkan dengan alasan sebagai ongkos transportasi alasan mereka, jelasnya.

Mereka para calok liar dan Preman ini sudah tidak terkendali kata Santi nama samaran, bahkan seperti tidak punya hati nurani, kami dihantam habis-habisan tampak Riko menjelaskan.

Para Tokoh Pemuda seperti Tan Syaiful, Tedi, Adi Dharma dan lain lain meminta dan berharap pada Pemda Sambas atau Bupati Sambas, pihak Diahub dan Polres Sambas segera dapat menertibkan atau menindak para pemeras tidak terpuji ini sebab kedepan akan memberikan image yang buruk pada Kabupaten Sambas khususnya PLB Aruk. (Lukman)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *