Diduga Ada Pungli di Pelaksanaan Kejar Pendidikan Paket C

( Salah satu Peserta Program Paket C, ketika dikonfirmasi oleh “Postkotapontianak.com”./ Burhanudin )

POSTKITAPONTIANAK.COM

( LAMPUNG TIMUR ) – Dalam pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan paket C setara SMA, beberapa siswa mengeluhkan tentang adanya pungutan yang dilakukan oleh Ketua Panitia penyelenggara yang ada di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif 19 Assalaamah Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Seperti yang diungkapkan oleh beberapa siswa/peserta paket C, dengan inisial M (30), S (27), I (31), saat diwawancarai mereka mengatakan dengan adanya program paket C yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu mereka harus membayar sebesar Rp.1.200.000(1,2juta) itu untuk pembayaran baju seragam putih Rp.100.000 (seratus ribu), administrasi Rp.100.000 dan biaya semester Rp. 1.000.000(1juta).

Terpisah Mahpud sebagai kepala sekolah MTS Maarif 33 Asalamah Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana Kab. Lamtim, saat dikonfirmasi oleh ” Postoktapontianak.com ” mengatakan, dalam kegiatan kejar paket C saya hanya selaku dewan guru saja, kegiatan itu diketuai oleh pemilik Yayasan Bapak Harssudin,S.Pdi sebagai ketua panitianya, dalam pungutan yang dilakukan oleh kami sebagai penyelenggara kepada masing-masing peserta memang benar sebesar Rp.1,2 juta, kami melakukan pungutan ini karena kegiatan ini tidak dibiyai pemerintah, termasuk gaji kami sekalipun sebagai pengajar paket C dibiyai dari pungutan biaya tersebut” jelas Mahpud menutup pembicaraan, Senin ( 17/7/2017).

Terpisah Suhartini,S.Pd, selaku Kabid Paudni dan Miswanto,S.ip selaku Kasi Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, dikonfirmasi terkait persoalan tersebut mengatakan, dalam pelaksanaan program penyelenggaraan paket C tahun ajaran 2016-2017 itu memang di anggarkan tetapi cuma sedikit, tidak bisa mencukupi semua program.

Misalnya untuk biaya gaji guru pendidik program kegiatan paket C dibayar Rp. 150.000/bulan/orang dikalikan dengan 48 orang guru dan dibayarkan per 6 bulan, ujar dia.

Dalam satu bulan mereka diwajibkan 4 kali pertemuan belajar mengajar dengan total dana/ anggaran sebesar Rp.48.000.000 (48 juta) dana tersebut sudah termasuk biaya untuk Atk dan naskah untuk semester dan untuk selebihnya saya tidak tahu karena saya baru dilantik pada januari 2017 ini dan masalah berkas-berkas yang lama itu dibawa oleh Kabid dan Kasi sebelumnya. Jadi kami tidak mengerti seberapa besar anggaran yang sebenarnya pada tahun 2016-2017, jelasnya.

Berdasarkan data yang tertuang dalam laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun kegiatan penyelenggaraan paket C setara SMA, dengan alokasi dana sebesar Rp.228.070.000, dan terealisasi sebesar Rp. 212.170.000 (93,03%) output penyelenggaraan paket C siswa sebanyak 160 orang, jadi patut diduga penyelenggara telah melakukan pungutan liar disebabkan dana yang sudah di anggarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) itu tidak tersalurkan sebagaimana mestinya atau dengan kata lain adanya dugaan diselewengkan oleh pihak-pihak terkait di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten lampung timur./*

(Burhanudin)

Salah satu Peserta Program Paket C, ketika dikonfirmasi oleh “Postkotapontianak.com”./ Burhanudin

( Salah satu Peserta Program Paket C, ketika dikonfirmasi oleh “Postkotapontianak.com”./ Burhanudin )

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *