Dianggap Pembangunan Relokasi Pasar Tak Sesuai Perencana

Brantas Abipraya Harus bongkar Bangunan Relokasi Pasar

Pembangunan tak sesuai perencana (Ist)DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Sejumlah masyarat memprotes proyek pembangunanan relokasi pasar Cisalak, yang  dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya. Sebab dinilai sudah menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan perencanaannya. Terlihat cara mengerjakan bangunan tersebut hanya ditempelkan dengan pagar tembok SMP Negeri 7. Seharusnya bangunan untuk kios berjarak 4 meter dari dinding sekolah.

“Artinya membuat tembok baru, jangan memanfaatkan tembok yang ada. Bahkan bangunan tersebut tidak terlihat pasangan slupnya serta tidak ada saluran pembuangan air untuk SMPN 7. Ini jelas sudah menyalahi aturan, maka dari itu bangunan tersebut harus dibongkar,” tegas Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Cimanggis, Eddy Rochandi, didampingi Ketua Forum Pemantau Pembangunan (FPP) Kota Depok, M.Roje’i kepada wartawan kemarin, dilokasi.

Menurutnya, bahwa masyarakat bersama pihak SMPN 7 sudah melakukan koordinasi terkait proyek tersebut, agar pembangunan relokasi pasar Cisalak berjarak 4 meter dari dinding sekolah. Namun pihak pelaksana proyek hingga kini tidak ada tanggapannya.

“Maka dari itu proyek bangunan tersebut harus dibongkar, ini dikawatirkan berdampak psikologis siswa serta guru. Sebab bangunan kios menempel dengan tembok sekolah,” tutur Eddy.

Ditempat yang sama M.Roje’i, selaku Ketua FPP mengharapkan agar bangunan kios itu segera dibongkar secepatnya. Sebab jelas terlihat pelaksanaan bangunan itu, tidak terpasang slup dan tidak adanya saluran pembuangan air untuk SMPN 7.

“Artinya proyek bangunan kios tidak sesuai bestek, sebab dinilai bangunan tidak akan kuat. Dikawatirkan berdampak psikologis siswa serta guru nantinya,” pungkasnya.

Sementara Pelaksana PT. Brantas Abipraya, Candra mengklaim, bahwa pembangunan kios sudah sesuai bestek, namun pembangunan tembok samping SMP akan segera dikerjakan yang baru.

“Artinya untuk lebih jelasnya, pekerjaan proyek pembangunan pasar Semi Modern Cisalak tanyakan langsung kepada Dinas Tarkim,” ujar Candra.

Sedangkan Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman (Tarkim) Kota Depok, Kania Parwanti menjelaskan, bahwa mengenai tembok sekolah yang dipakai pembangunan kios relokasi pasar Cisalak itu segera dibuatkan tembok baru. Bahkan pihaknya sudah koordinasi dengan pihak sekolah SMPN 7.

” Jadi nanti akan dibuatkan tembok baru, karena sekarang pembangunan belum selesai dikerjakan perlu ada proses dalam pengerjaannya,” jelasnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *