Dianggap Pelanggar Perda 16 Tahun 2012

Kepala Dinas Satpol PP  Akan Undang Pemasang Spanduk dan Reklame Liar
( Foto Ist )
( Foto Ist )

KOTA DEPOK – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok Dudi Mi’raz membenarkan, bahwa karena dianggap telah melanggar Peraturan Daerah Kota Depok nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Maka pihaknya akan mengundang pemasang spanduk dan reklame liar yang ada di Kota Depok untuk mengedukasi mereka agar tidak lagi memasang spanduk dan reklame sembarangan.

“Sebab perhari itu bisa ada ratusan yang kita turunkan, walaupun jumlahnya menurun, tapi tetap saja tingkat kesadaran mereka masih kurang untuk taat aturan. Jadi masih rendah tingkat kesadaran pemasang spanduk dan reklame liar yang terus saja melanggar Peraturan Daerah Kota Depok nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/2), dikantornya.
Menurutnya, bahwa peletakkan spanduk dan reklame yang serampangan tersebut bukan hanya mengganggu pemandangan tetapi juga membahayakan bagi pengguna jalan. Jadi setiap hari ada sekitar delapan mobil operasional Satpol PP yang menyebar ke seluruh wilayah Depok untuk lakukan pengawasan dan penertiban spanduk dan reklame tersebut.
“Artinya, ketika mereka pasang spanduk dan reklame tersebut saat dinihari, agar terhindar dari pengawasan petugas kami. Selain itu lokasi-lokasi yang sering dijadikan sasaran pemasangan spanduk dan reklame liar adalah, Margonda, Jalan Raya Bogor, dan Sawangan,” tutur Dudi.
Dudi menegaskan, bahwa bukan hanya spanduk dan reklame saja, namun pihaknya juga turut mengawasi dan menertibkan bangli alias bangunan liar. Sebab ini dianggap telah melanggar Peraturan Daerah Kota Depok nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.
“Jadi pihak Satpol PP terus mengawasi spanduk dan reklame, serta mengawasi keberadaan bangunan liar atau pembangunan yang belum memiliki izin atau yang disebut Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pelanggaran itu, jelas akan kami tindak sesuai peraturan yang berlaku,” tandasnya.(Faldi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *