Desa Ampera Raya Rawan Narkoba

Pemdes Ampera Raya dan BNN Kubu Raya Gelar Penyuluhan
 
KUBU RAYA, POSTKOTAPONTIANAK.COM-Pemerintah Desa Ampera Raya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya bersama Badan Narkotika Nasional Kab. Kubu Raya menggelar Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap (P4GN) yang dihadiri oleh pihak BNNP, Bimas dan Polsek Sungai Ambawang, Babinsa, Perwakilan Puskesmas, Toga, Toma, remaja dan Majelis Taklim Desa Ampera Raya bertempat di halaman Kantor Desa Ampera Raya, Senin (8/12018).
Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan pemuda terhadap arti Pentingnya hidup sehat dan bahaya narkoba untuk generasi penerus bangsa.
“Selaku pimpinan di Desa saya berharap, pemerintah dapat melakukan penyuluhan bahaya narkoba di semua kalangan masyarakat, karena narkoba banyak merusak generasi kita untuk kedepannya. Oleh sebab itu, kita adakan penyuluhan dengan mendatangkan BNN Kubu Raya agar masyarakat lebih sadar tentang bahaya narkoba,” ungkapnya.
Kapolsek Sungai Ambawang yang diwakili Kanit Binmas Ipda Surojo, menjelaskan bahwa narkoba sangat tidak bermanfaat baik dari sisi ekonomi maupun Hukum, dirinya mengatakan sebagai penegak hukum kepolisian akan terus menggalakkan perang terhadap narkoba. “Kami dari Kepolisian khususnya jajaran Polsek Sungai Ambawang terus berupaya untuk tetap melindungi agar masa depan remaja semakin terjaga dan dengan kedatangan BNN ini semoga bisa bermanfaat dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat, remaja dan pelajar,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa Desa Ampera Raya yang posisinya berbatasan langsung dengan Kota Pontianak sangat rawan peredaran gelap narkoba. Apalagi kawasan Beting yang tidak jauh dari wilayah desa ini tentunya mesti menjadi  prioritas pemerintah desa untuk menangkal kemungkinan akses peredaran narkoba.
“Dalam hal ini anggota Polsek Sungai Ambawang telah beberapa kali menangkap pengedar dan pemakai narkoba di wilayah jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang. Masyarakat kami minta tak segan-segan melaporkan segala kegiatan yang mencurigakan kepada polisi berkenaaan dengan peredaran atau penggunaan narkoba ini,” pinta Surojo.
Sementara itu Kepala BNN Kubu Raya, Rudolf maupun Kabid Pencegahan dan Penyuluhan Wan Iwansyah, sangat menghargai dan mendukung upaya pemerintah Desa Desa Asmpera Raya ini yang dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Kami berharap, melalui kegiatan ini diharapkan agar masyarakat desa memiliki daya tangkap terhadap bahaya penyalagunaan narkoba, mengingat Daerah Kita memiliki masyarakat di kalangan remaja yang cukup banyak,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Rudolf bahwa Narkoba itu bisa merusak Otak yang memakainya karena mengandung Unsur racun yang sangat daahsyat, menurutnya hal tersebut tidak pernah disadari oleh pemakainya. “Narkoba adalah racun, semoga kedepannya masyarakat bisa lebih mengerti bahayanya dan menjauhinya,” harap Rudolf.
Sementara itu salah satu Peserta penyuluhan, Sy. Mohdar Alkap, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Pemerintah Desa Ampera Raya yang telah mendatangkan pihak BNN Kubu Raya yang telah mau mengadakan acara ini. “Dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat bisa memahami apa itu bahaya narkoba untuk dirinya dan untuk orang lain,” pungkasnya. (kliwon)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *