Demam Pokemon-Go Bagai Jamur Dimusim Hujan

Maraknya Permainan Pokemon-Go, Merambah Semua Kalangan. / foto : Dev
Maraknya Permainan Pokemon-Go, Merambah Semua Kalangan. / foto : Dev

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Demam game pokemon-go yang kini telah merambah di semua kalangan, dan meski telah mendapatkan larangan bermain pokemon-go dibeberapa tempat vital milik negara, namun para penikmat game pokemon-go justru tak bergemi dengan berbagai macam dampak negatif yang ditimbulkan dari permainan game tersebut.

Tak ayal, meskipun di Indonesia belum dirilis secara resmi, namun pokemon-go mampu membius para pengguna handphone berbasis android hingga sampai ke seluruh daerah.

Selain berburu pokemon dilokasi taman kota, tak pelak para pemain game pokemon-go di Kota Pontianak, Kalimantan Barat  justru berburu hingga dilingkungan tempat ibadah yang disinyalir banyak terdapat sebaran monster pokemon.

“Ya, hingga saat ini saya sudah mengumpulkan kurang lebih 15 monster pokemon. Memang terkadang ada pokemon dekat lingkungan Masjid maupun Gereja dan berhasil kita tangkap, ” tutur Hendri pada postkotapontianak.com, Kamis (21/7/16), sembari memperlihatkan beberapa mosnter pokemon hasil tangkapannya.

Memang, lanjut Hendri mengatakan sejauh ini ada beberapa tempat yang dilarang untuk berburu monster pokemon, dan sebagai pemain mereka tetap mengikuti aturan yang telah dilarang.

“Kita sebagai pemain juga harus taat aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, seandainya permainan ini dilarang, saya rasa kita semua harus terima, karena itu demi keamanan negara kita. Karena berbagai spekulasi bermunculan tentang pokemon-go satu diantaranya ialah spionase intelijen luar negeri untuk mengawasi negara kita, ” katanya.

Menurut Hendri, pemerintah harus secepat mungkin mengambil tindakan jika memang permainan pokemon-go lebih mengarah pada sisi negatif.

“Disinilah pemerintah harus segera ambil peran, karena sampai saat ini para pemain game ini bukan semakin sedikit justru sebaliknya semakin bertambah. Sikap tegas dan aturan yang tegas meski harus dilakukan jangan sampai negara kita kecolongan, ” tukas Hendri.*/Dev

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *