Deklarasi “Kampong Kamek Bebas Narkoba”

Pontianak – SebanyakHari ini berlokasi di SMKN 1 Pontianak, berkumpul warga Kelurahan Sungai Bangkong yang terdiri dari 43 Rw dalam acara pendeklarasikan menjadi “KAMPONG KAMEK BEBAS NARKOBA”. (Jumat,20/10/2017).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono beserta İstri, perwakilan dari BNN Kota Pontianak yang mengepalai langsung kelompok masyarakat yang diberi nama Gerakan Masyarakat Anti Narkotika (Gemantika) ini.

Kegiatan ini melibatkan para unsur, yaitu: pelajar, tokoh masyarakat, serta ketua RT, Lurah, Camat, para guru, serta komunitas masyarakat yang anti pada Narkoba.

Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, “kegiatan ini dimaksudkan untuk menggelorakan edukasi masyarakat Kota Pontianak agar daerah tempat tinggalnya bebas dari Narkoba.”

Mengenai jumlah daripada pelajar yang terindikasi atau pun tertangkap menggunakan Narkoba, hal ini diakui Edi bersifat fluktuaktif.

“Ini seperti gunung es, kita akan tahu kalau sudah ada yang tertangkap menggunakan narkoba. Mengetahui itu juga memerlukan waktu dan biaya, agar bisa menjangkau ke seluruh daerah,” kata Edi.

“Dirinya juga prihatin dengan adanya beberapa kasus narkoba yang diungkapkan oleh Polda Kalbar, dimana dari hasil penyelidikan, narkoba yang dibawa ke Jawa dan Jakarta ternyata dikirim dari Pontianak.”Ucap Edi

“Tentunya ini menjadi keprihatinan kita tersendiri, dan kita harus waspada terus darimana asalnya dan bagaimana penanggulangannya. Saya rasa aparat kira sudah mempunyai strategi untuk mengatasi hal ini,” lanjut Wakil Wali Kota yang juga tinggal di daerah Kelurahan Sungai bangkong ini.

Pisah tempat tim investigasi juga mendatangi Staff Advokasi dan Penyuluhan BNN Kota Pontianak yang juga sekaligus menjadi Ketua Gemantika Kota Pontianak, Chandra, mengatakan, “kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya di Kota Pontianak dan Provinsi Kalimantan Barat.”

“Hari ini kita buktikan program kampung bebas narkoba di Sungaibangkong dulu, kedepannya akan kita susuri ke 29 Kelurahan yang ada di Pontianak. Belum ada masyarakat yang dengan lantang meneriakkan deklarasi melakukan gerakan masif yang kita beri nama gerakan kampung kamek bebas narkoba,””ucap Chandra

Gerakan ini juga bertujuan untuk menjaga para generasi muda dan generasi emas yang dimiliki Kota Pontianak dari penyalahgunaan Narkoba. Apalagi gerakan ini dimulai dari kalangan masyarakat sendiri.

Selain pendeklarasian secara seremonial, kegiatan ini juga disisipkan dengan melakukan tes urin kepada para RW dan pelajar dimana hasil yang didapatkan memang sesuai dengan harapan, yaitu tidak ada yang ditemukan positif mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut.

“Harapan kami Kota Pontianak maju, sejahtera dan juga masyarakatnya bebas dari narkoba. Apa artinya pembangunan fisik muncul dan lancar, tapi pembangunan non fisik macam ini (anti narkoba, red) tidak kita lakukan,”. Katanya.(ar1 LN/rls). // foto ist //.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *