Daniel : Jadikan Kalbar Sebagai Basis Pangan Nasional

POSTKOTAPONTIANAK.COM, JAKARTA- Daniel Johan selaku Anggota Komisi IV DPR RI, menyambut dukungan Menteri Pertanian Amran

Daniel Johan photo bersama.(ist)
Daniel Johan photo bersama.(ist)

Sulaiman menjadikan Provinsi Kalimantan Barat sebagai salah satu basis pangan nasional. “Saya titip ke Menteri Pertanian untuk menjadikan Kalbar sebagai basis pangan nasional,” kata Daniel Johan setelah bertemu jajaran Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (10/3).

Ia melanjutkan, salah satunya dengan memasukkan penanaman padi menggunakan teknologi Hazton ke program Kementerian Pertanian untuk Kalimantan Barat. Daniel berharap, jika tahun ini berhasil maka tahun depan bakal menjadi program massif untuk mempercepat swasembada dan kedaulatan pangan Indonesia.

” Saya juga mengapresiasi Menteri yang bersikukuh untuk tidak melakukan impor beras. Pak Menteri sudah menyelamatkan jutaan nasib petani, karena bila impor dilakukan maka petani yang panen raya akan menangis,” kata Daniel yang juga Ketua Kelompok Fraksi PKB di Komisi IV DPR RI itu.

Daniel juga mendorong pengembangan bibit lokal unggul seperti beras raja uncak Kapuas Hulu yang langsung direspon Menteri dengan memasukkan ke dalam program seribu desa mandiri bibit. Kemudian Daniel memberi saran bagaimana pupuk subsidi bebas dari mafia pupuk yang sering mengoplos dan mengganti karungnya untuk dijual kembali dengan harga pasar.

” Masukkan ini setelah mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan dan Mentan langsung merespon agar Sesmen dan Dirjen segera mempelajari dan melaporkan hasilnya agar kita mampu mengatasi mafia pupuk,” kata dia.

Secara khusus, Daniel Johan menjelaskan lima program utama pangan untuk Kalbar yakni surplus beras dengan teknologi Hazton, membuka percontohan “food estate” yang menjamin petani sejahtera, swasembada jagung, pengembangan lahan untuk ekspor produk lidah buaya, dan rehabilitasi jeruk Tebas hingga berkembangnya industri hilir.
Ia akan mendukung serta memperjuangkan agar program tersebut terwujud demi kesejahteraan rakyat Kalbar.

” Tapi semua ini perlu kerja keras dan kekompakan semua pihak mulai dari pemda kabupaten, provinsi, masyarakat, dan swasta. Kita perjuangkan bersama program tersebut dengan memastikan masuk ke dalam musrembang setiap tingkatan. Dan secara khusus berharap pemda bisa mempermudah dan membantu seluruh proses yang ada. Kami akan prioritaskan program ini berjalan di kabupaten yang memiliki semangat mempermudah segala hal,” tutup Daniel yang juga Wasekjen DPP PKB.(WJ)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *