Cegah Kenakalan Remaja

Ilustrasi/SW
Ilustrasi/SW

SAMBAS-Masa remaja eratdikaitkan dan sering kali di hubung hubungkan dengan yang namanya kenakalan remaja. Masa remaja secara umum merupakan peralihan transisi dari masa kanak-kanak ke masa remaja.

Pada masa remaja banyak sekali perubahan yang terjadi pada diri anak, baik segi psikis maupun fisiknya. Dalam segi psikis. Banyak teori – teori perkembangan yang memaparkan ketidakseleraan, gangguan emosi,dan gangguan perilakusebagai akibat dari tekanan – tekanan yang dialami remaja karena perubahan – perubahan yang terjadi pada dirinya maupun akibat dari lingkungan.

Eben menuturkan bahwa remaja masa kini banyak sekali tekanan-tekanan yang mereka dapatkan, mulai dari perkembangan fisiologi ditambah dengan kondisi lingkungan dan social budaya serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Hal ini dapat mengakibatkan munculnya masalah-masalah psikologis berupa gangguan penyesuaian diri atau perilaku yang mengakibatkan bentuk penimpangan perilaku yang disebut kenakalan remaja.

Faktor-faktor yang menyebabkan kenakalan remaja (dari segi lingkungan) Faktor lingkungan merupakan peran utama dalam membantu masa remaja untuk menyelesaikan tugas perkembangannya.
1)Keluarga (rumah tangga)
Anak/ remaja yang dibebaskan dalam lingkungan sosial keluarga yang tidak baik atau disharmoni keluarga. Maka resiko anak untuk mengalami gangguan kepribadian menjadi kepribadian antisosial dan perilaku menyimpang lebih besar di bandingkan dengan anak yang dibesarkan dalam keluarga sehat atau harmonis (sakinah)

2)Sekolah
Kondisi sekolah yang tidak baik dapat menggangu proses belajar mengajar anak didik. Misalnya, kurikulum sekolah yang sering berganti, muatan agama/ budi pekerti yang kurang. Dalam hal ini yang paling berperan adalah guru agama, guru pkn, dan bimbingan konseling.

3)Kondisi masyarakat (lingkungan sosial)
Factor kondisi lingkungan sosial yang tidak sehat atau rawan merupakan faktor yang konduktif bagi anak/remaja untuk berperilaku menyimpang. Faktor kerawaan masyarakat dan kedua faktor daerah rawan.

Selanjutnya Eben menuturkan faktor fakror kerawaan masyarakat (lingkungan) yang ada di kabupaten sambas ini.

  • Tempat-tempat hiburan yang buka hingga pagi.
  • Peredaran alkohol, narkotika obat-obatan terlarang.
  • Pengangguran.
  • Beredarnya bacaan, tontonan, tv, majalah, dan lain-lain yang sifatnya pornografis dan kekerasan.
  • Pencemaran lingkungan.
  • Tindak kekerasan dan kriminal.
  • Kesenjangan sosial.

Sedangkan daerah rawan ( gangguan kantibmas)

  • Penyalah gunaan alkohol, narkotika dan zat adiktif lainnya.
  • Perkelahian.
  • Kebut-kebutan.
  • Pencurian, perampasan, penodongan, perampokan.
  • Perkosaan.
  • Pembunuhan.
  • Pengrusakan.

Dapat kita lihat yang menjadi Faktor-faktor kenakalan remaja di lingkungan kita ini contohnya.(ed)

  • Dasar agama yang kurang.
  • Kurangnya kasih sayang orang tua.
  • Pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
  • Peran dari perkembangan iptek yang berdampak negative.
  • Kebebasan yang berlebihan.
  • Masalah yang di pendam.

Maka dengan ini saya pribadi sangat prihatin dengan remaja sekarang ini, untuk itu kita masyarakat, pemuda dan tokoh masyarakat serta pemerintah harus membuat sebuah agenda program seperti :

  • Perlunya pembelajaran agama yang dilakukan sejak dini seperti, pendidikan ibadah, pembinaan ahlak,dan rutinitas ibadah.
  • Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
  • Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang.
  • Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya yang hanya beda umur 2 thaun atau 3 tahun baik lebih tua darinya.
  • Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, jaringan sosial.
  • Sebagai orang tua harus menjadi tempat curhat yang nyaman untuk anak anda, sehingga dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.

Eben mengatakan bahwa akan segera membuat agenda forum diskusi untuk pencegahan kenakalan remaja dengan menghadirkan kapolres sambas dan pihak yang berkompeten, tokoh pemuda, jadi bukan hanya kepala desa dan orang tua sehingga menjadi kurang efektif, jadi sangat perlu peran anak muda juga,jangan meremehkan peran aktif idealisme anak muda.

Perlu adanya perhatian khusus serta pemahaman yang baik serta penanganan yang tepat terhadap remaja merupakan faktor penting bagi kebebasan remaja di kehidupam selanjutnya. Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru dan pihak-pihaklain yang terkait agar perkembangan remaja dibidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui secara terarah tutur eben. (ed)/SW

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *