Capai Angka 80 Persen Sambungan MBR “Januar” Turun Gunung

Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE Melakukan Pengecekan Kelapangan./ hen
Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE Melakukan Pengecekan Kelapangan./ hen

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM –– Dengan menargetkan 2.000 sambungan baru, melalui program sambungan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Pemerintah Kota Pontianak melalui PDAM Tirta Khatulistiwa berkomitmen tahun 2016 menjadi tahun percontohan keberhasilan pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam bentuk penyediaan air bersih, dengan pembiayaan melalui dana pinjaman APBN.

Sejatinya medio tahun 2015 lalu, sambungan air bersih khusus masyarakat kurang mampu mutlak dana hibah dari Australia. Tak ayal berkaca dari keberhasilan tahun sebelumnya, program MBR menjadi target utama pemerintah untuk terus menjadi program berkelanjutan disetiap tahun.

“Jadi untuk tahun ini kita murni anggaran pinjaman dari APBN, yang disalurkan melalui pemerintah daerah. Untuk di Kota Pontianak, sambungan MBR mencakup di Kecamatan Pontianak Barat, Kecamatan Pontianak Timur dan Kecamatan Pontianak Utara dengan biaya sambungan sebesar Rp 200 ribu, jauh lebih murah dari harga sambungan umum yang mencapai angka 1,5 juta persambungan, ” terang Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE, pada postkotapontianak.com, Rabu (7/9/16).

Menurut Januar, tidak adanya sambungan pipa induk sejauh ini masih menjadi kendala yang selalu ditemukan, dan Kecamatan Pontianak Utara menjadi wilayah yang dominan lebih besar tidak tidak pipa induk dibeberapa titik penyambungan MBR.

“Sejauh ini pelaksanaan program MBR sudah mencapai 80 persen dan masih sisa 20 persen yang belum sanggup membayar dikarenakan tidak mampu, jika sampai batas waktu pembayaran mereka masih tetap tidak membayar maka kita anggap batal. Sedangkan untuk wilayah yang tidak memiliki pipa induk maka akan kita bantu untuk pemasangan pipa induk, karena kita ingin warga dapat merasakan air bersih sesuai dengan program Walikota Pontianak dan kita hanya perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Pontianak, ” jelas Januar.

Ditempat terpisah Anggota Komisi C, DPRD Kota Pontianak, Hamyani. SE saat dihubungi melalui via telpon mengatakan ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan pokok masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, tak pelak melalui program MBR setidaknya masyarakat kurang mampu mendapatkan kesempatan untuk menikmati hidup  layak yang diberikan oleh pemerintah dengan biaya sambungan yang sangat ringan.

“Saya sangat mendukung program MBR yang digelontorkan oleh pemerintah, dengan perpanjangan tangannya melalui PDAM. Ini program yang sangat membantu masyarakat, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Dan kita dari legislatif terus mendukung program tersebut untuk dapat terus berkelanjutan, ” ucap Hamyani.

Untuk program MBR, lanjut Hamyani mengatakan kerja keras dari tim hibah air minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah menjadi kunci utama sukses terlaksananya program yang digawangi oleh PDAM Tirta Khatulistiwa.

“Ya, campur tangan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan diteruskan oleh PDAM menjadi landasan dasar terlaksananya program MBR, apalagi yang diketuai oleh ketua tim yang telah berpengalaman di PDAM ” pungkasnya.

Saat ditemui dikediamannya, Rahma (56) salah satu dari warga Rt 3/Rw 4, Jalan H Rais, Kelurahan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang mendapatkan bantuan program MBR merasa sangat terbantu dengan sambungan air bersih bagi masyarakat kurang mampu.

“Saya sangat senang sekali Walikota telah memberikan bantuan sambungan PDAM yang murah ini. Kita sangat berterima kasih dengan Walikota karena telah memperhatikan masyarakat yang kurang mampu, sehingga kami dapat merasakan air bersih, ” tukasnya.*/(Dev).

Ikuti Berita  :

Promosi Jabatan, 17 Perwira Polresta Digeser Ketempat yang Baru

Warga Digegerkan Temuan Potongan Kaki Dikebun Sawit

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *