Calon Gubernur DKI Harus Serahkan Rekening Dana Kampanye

Ketua KPK dan KPU DKI Ingatkan Soal Dana Kampanye

( Foto : Ist ).
( Foto : Ist ).

JAKARTA ! PKP – Penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada 24 Oktober mendatang, setelah semua bakal calon mendaftar, menjalani tes kesehatan, psikotes dan tes narkoba.

“Artinya, ketika semua pemasukan dan pengeluaran yang terkait dengan pendanaan kampanye pada Pilkada DKI 2017 harus dilaporkan ke KPU DKI Jakarta,” terang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno Senin (27/9/2016),di Jakarta.

Sumarno juga mengingatkan, bahwa calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta harus menyerahkan rekening dana kampanyenya. Jadi bila sudah ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, maka para calon harus menyerahkan rekening dana kampanyenya ke KPU DKI Jakarta

“Sebab, Pihaknya akan mengaudit semua dana kampanye tersebut dengan melibatkan kantor akuntan publik. Aaudit dana kampanye itu, akan dilaksanakan setelah kampanye selesai,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Ketua Komis Pemberatasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan, bahwa pejabat yang korupsi ditengarai karena biaya politik yang tinggi.

“Sebab, terjadinya politik uang berperan dalam banyaknya pejabat publik yang dipilih melalui pilkada terjerat pidana korupsi,” ujarnya.

Agus menambahkan, bahwa upaya menghentikan politik uang belum menyentuh akar persoalan. Sejak KPK berdiri 14 tahun lalu, lembaga itu sudah menangkap 119 anggota DPR dan DPRD , 15 orang gubernur dan 50 bupati atau walikota.

“Maka dari itu, kami berharap tolong hati-hati jangan memperpanjang daftar pejabat yang korupsi,” pungkasnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *