Bupati Sekadau Resmikan Klenteng Fu Tet Chi

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU – Bupati Sekadau Simon Petrus beserta Ny, Scoslatik  dalam lawatan ke Sei Ayak di damping wakil bupati Rupinus dan istri dalam rangka peresmian Klenteng Fuk Tet chi. Senin (30/03).

Bupati Simon petrus resmikan kleteng./yhy
Bupati Simon petrus resmikan kleteng./yhy

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut, ketua DPRD Albertus Pinus serta sejumlah kepala SKPD setda kabupaten Sekadau. Hadir pula ketua MAKIN Provinsi Kalbar.

Pada acara serimonial tersebut ada beberapa sambutan yang di sampaikan yang pertama ketua panitia mengatakan bahwa terselengaranya peresmian ini berkat dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah kabupaten Sekadau,”katanya

“Dukungan dari pemerintah Sekadau maka semua acara terselengara dengan baik,”katanya.

Sementara itu, Ajhin ketua panitia pembangunan Klenteng mengatakan dana yang dihabiskan untuk pembangunan Klenteng tersebut dari sumbangan para donatur dan swadaya mencapai 1 miyar lebih.

“Terkumpulnya dana tersebut berkat kerja keras semua pihak. Kami panitia mengucapkan terimaksih semoga amal para donatur hanya Tuhan yang menbalas,”katanya
Sementara itu buapati sekadau Simon Petrus mengatakan bahwa bangunan tua Klenteng ini salah satu tambahan bagi kekayaan budaya daerah.

Hal ini menunjukan bahwa kerukunan antar umat beragama di Sei. Ayak cukup baik. Sebab dari pembangunan sampai peresmian berjalan dengan baik, tanpa ada halangan. Itu artinya penghormatan terhadap kepercayaan lain masih sangat baik,” katanya.

Bupati berpesan agar situasi yang demikian hendaknya di jaga dengan baik. Jangan pandang perbedaan sebagai sesuatu yang jelek, tetapi buatlah perbedaan itu sebagai taman kehidupan yang di nikmati, ingatnya.

“Saya berhara bangunan ini dijaga dengan baik, sebab bangunan dengan nilai budaya tingginya sudah menjadi aset budaya daerah, karena orang pasti ingin tahu bahwa Klenteng tersebut tertua di sekadau,” pesan bupati penulis./Ya

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *