Bupati Pengganti Adrianus Supaya Teruskan Pembangunan KIM

NGABANG !  POSTKOTAPONTIANAK.COMPemerintah Kabupaten Landak tetap pada komitmennya untuk mewujudkan pembangunan Kawasan Industri Mandor (KIM), saat ini masih terus berjalan.

 Bupati Landak, DR. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si
Bupati Landak, DR. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si

Menurut Bupati Adrianus Asia Sidot, Pembangunan KIM tersebut sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 tahun 2016 sebagai kawasan industri strategis yang akan dikembangkan.Pemkab Landak memang sejak awal menginisiasi pembangunan KIM tersebut.

“Kita mempunyai tekad untuk sungguh-sungguh mewujudkan KIM ini supaya bisa menjadi kawasan yang strategis di Kalbar. Apalagi dukungan dari Pemerintah Pusat sangat besar, baik dalam bentuk kebijakan maupun pendanaan,” ujar bupati usai membuka kegiatan temu investor untuk penguatan peran stakeholders dalam rangka percepatan pembangunan KIM, Kamis (18/8), dia aula Bappeda Landak.

Dikatakannya, dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Kemenperindag) RI sudah menyiapkan dana untuk pembangunan, baik software maupun hardware.

“Untuk software dalam bentuk master plan. Bantuan dari kementerian ini pun sudah dilakukan  ke Kementerian Agraria/BPN untuk mempercepat penerbitan sertifikat hak penggunaan lahan untuk Pemda. Sedangkan pembangunan hadware berupa pembangunan infrastruktur seperti jalan yang dimulai tahun depan. Dari Kementerian PU dan Perumahan juga akan mengucurkan dana untuk pembangunan pelabuhan,” katanya.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini kata Adrianus, yakni masalah listrik. “Kalau sebenarnya PLN punya komitmen yang sama, sudah banyak investor yang ingin membangun pembangkit listrik di KIM ini. Tinggal PLN bagaimana menyikapi hal ini. Sebab listrik ini bukan kewenangan kita. Listrik inipun merupakan kebutuhan utama disamping pelabuhan dan infrastruktur,” ucap bupati.

Ia mengakui, untuk saat ini pembangunan KIM sedang dalam proses. Apalagi pembangunan KIM membutuhkan dana yang sangat besar.

“Sementara dana yang kita siapkan sedikit-sedikit. Tapi kita sudah ada tanah yang dibebaskan di KIM, sudah ada jalan, sudah ada kantor pengelola, sudah ada perusahaan pengelola. Sedangkan kalau soal pabrik, investorkan tidak hanya sekedar datang langsung mendirikan pabrik. Dari sisi bahan bakunya juga harus dipikirkan seperti karet dan kelapa sawit,” jelasnya.

Dimasa akhir jabatannya sebagai Bupati Landak, Adrianuspun berpesan supaya pembangunan KIM tidak berhenti.

“Ini bukan lagi program daerah, tapi sudah program pusat. Bupati Landak yang baru nanti wajib meneruskan pembangunan KIM ini. Untuk saat inipun sudah ada dua investor luar dan dua investor lokal yang siap berinvestasi di KIM ini,” katanya.(dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *