Bupati Kubu Raya Diminta Pro Aktif Sikapi Masalah Perumnas IV

POSTKOTAPONTIANAK.COM, KUBU RAYA-Semakin larutnya masalah penegasan batas wilayah Perumnas IV Desa Ampera Raya Kecamatan

Perumnas IV Desa Ampera Raya & Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja.( foto ; kliwon/PKP)
Perumnas IV Desa Ampera Raya & Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja.( foto ; kliwon/PKP)

Sungai Ambawang Kab Kubu Raya dengan Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, maka masyarakat diwilayah tersebut meminta Bupati Kab Kubu Raya untuk memperjuangkan agar wilayah Perumnas IV diprioritaskan dalam pembahasannya di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Kepada “Postkotapontianak.com”, Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja, mengatakan dengan lambanya upaya penegasan batas wilayah Perumnas IV yang saat ini sudah menjadi Dusun II Perum IV, bagian dari Desa Ampera Raya Kec. Sungai Ambawang sepertinya daerah tersebut tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Hal itu bisa dilihat dari rusaknya infrastruktur, terutama jalan dan fasilitas penunjang kehidupan masyarakat lainnya yang belum tersedia.

Disamping itu, papar Junaidi, lambannya penegasan batas wilayah Perumnas IV turut berpengaruh juga terhadap hak Pemerintah Desa Ampera Raya untuk memperoleh nomor induk desa. Akibatnya sesuai dengan amanat Undang-Undang yang berlaku, Desa yang baru dua tahun dimekarkan dari desa induk Ambawang Kuala itu tidak mendapat bantuan Pembangunan fisik, baik dari APBD maupun APBN. Alasannya, prasyarat keluarnya nomor induk desa pemekaran baru, salah satunya tidak ada masalah dengan batas wilayah.

“ Kami menilai yang dijadikan dasar pemerintah pusat dalam pengeluaran nomor induk jauh dari rasa keadilan. Karena sebenarnya wilayah Perum IV bagian dari Kubu Raya bukan masuk kedalam wilayah Kota Pontianak. Jadi mengapa mencari-cari alasan kalau semuanya sudah jelas. Pemkab Kubu Raya harus bersikap tegas memperjuangkannya,” katanya.

Lebih lanjut ditegaskannya bahwa wilayah Perumnas IV merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Kubu Raya yang sebelumnya masuk dalam wilayah Kab. Pontianak (Mempawah). Adapun dasar dari hal tersebut antara lain Kartu Tanda Penduduk/KK warga Perumnas IV, Perjanjian akad kredit warga Perumnas IV dengan Perum Perumnas, Sertifikat Rumah Warga Perumnas IV, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Izin SIUP, SITU serta bukti pendukung lainnya,” ungkapnya.

“ Untuk itulah kami berharap Bupati Kab Kubu Raya beserta jajaran dapat memperjuangkan aspirasi kami untuk mempertahankan wilayah Perumnas IV menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Kubu Raya sebagaimana dasar-dasar dan bukti yang kami paparkan diatas,” harap Junaidi, yang juga disapa Asep ini. (kli PKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *