Budayakan Tanam Pohon Agar Kembali Hijau

DPRD Depok Peduli Lingkungan 

POSTKOTAPONTIANAK.COM, DEPOK-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok Igun Sumarno, menghimbau kepada

Pekan menanam pohon DPRD Depok (Ist)
Pekan menanam pohon DPRD Depok (Ist)

seluruh elemen masyarakat agar membudayakan penanaman pohon agar Kota Depok kembali hijau. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta berpatisipasi kegiatan tersebut. Artinya dengan menanam pepohonan berakar tunggal di pekarangan rumah atau di lahan tidur.

“ Bahkan DPRD juga berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok turut serta melakukan penghijauan agar masyarakat dapat mencontoh dan menduplikasi,” imubuhnya kepada wartawan kemarin, usai melakukan penanaman pohon di halaman kantor DPRD Depok.

Igun menjelaskan, bila penanaman pohon dilakukan oleh setiap penduduk Depok, maka penghijauan yang diidamkan seluruh masyarakat dengan mudah dapat terwujud.  Untuk itu Pemkot Depok harusnya menjadikan Piala Adipura sebagai sasaran antara, sedangkan sasaran utamanya adalah mengajak masyarakat melakukan penanaman pohon.

“Artinya, menumbuh kembangkan kembali budaya menanam di dalam diri masyarakat. Jika budaya itu sudah terbentuk, sudah pasti Piala Adipura akan dengan mudah diraih,” jelasnya.

Igun Sumarno, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) menegaskan, jangan pernah pemkot bermimpi Kota Depok mampu meraih piala bergengsi bidang lingkungan yakni Adipura jika tidak mendapat sokongan langsung dari masyarakat.

“Percuma Pemkot Depok mengeluarkan anggaran bermiliar-miliaran rupiah untuk meraih Adipura kalau tidak mendapat dukungan dari masyarakat. Justru harusnya pemkot rebut dulu hati masyarakat,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Depok dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Yeti Wulandari, menerangkan, bahwa pohon merupakan sarana tersedianya oksigen bagi makhluk hidup. Aksi pekan menanam pohon itu juga dalam rangka mendukung program Pemkot Depok yang sehat, bersih dan hijau.

“Kami berharap, kegiatan ini juga dapat dilaksanakn di intansi-intasi lain serta sekolah. Insya Allah, pembangunan Depok yang semakin pesat dapat diimbangi dengan penghijauan,” terangnya.

Sama halnya dengan M Thamrin, selaku Sekretaris DPRD Kota Depok menghimbau kepada  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup DPRD, diwajibkan satu orang untuk menanam lima pohon.

“Satu orang wajib menanam lima pohon, saat ini PNS yang bertugas di DPRD sebanyak 48 orang itu belum termasuk sukwan. Jika satu orang menanam lima pohon, tinggal dikalikan saja,” imbuhnya.

Menurutnya, penanaman pohon tidak harus dilakukan di area DPRD. Dia mengimbau, kepada pegawai atau PNS yang bertugas di DPRD dapat kiranya menanam di halaman rumah mereka masing-masing. Saat ini, katanya, lebih dari 40 jenis pohon yang telah tumbuh dan tertanam di area DPRD Depok.

Selain pohon yang berfungsi sebagai peneduh, di sana juga terdapat pohon produktif seperti pohon mangga, jambu air, nangka, belimbing dan lainnya. “Tak hanya itu, di sini juga terdapat tanaman obat keluarga (toga) yang jumlahnya ada 10 jenis dan apotek hidup, itu yang menanam dari ibu-ibu dharma wanita,” tutur Thamrin.

Thamrin menambahkan, jika pohon tidak hanya berfungsi sebagai penghijau atau peneduh saja, melainkan memiliki fungsi penting yakni sebagai peresap air. “Saat ini pohon yang ditanam di area DPRD sudah tumbuh subur, tinggal perawatanya saja,” ujarnya.

Pekan menanam pohon DPRD Depok tersebut juga diikuti oleh puluhan staf DPRD, IKD, Dharma Wanita, Ketua Fraksi, Ketua Komisi dan unsur pimpinan DPRD Depok. (Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *