BTNGP Akan Telusuri Temuan Kayu Belian

 ( Kepala Seksi PTN II Teluk Melano./TR ).

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(KAYONG UTARA), Menyikapi penemuan ratusan kayu belian di perairan Rantau Panjang, pada Sabtu,(5/8/2017)Malam, Balai Taman Nasional Gunung Palung (BTNGP) melalui Kepala Seksi PTN II Teluk Melano, Hazbullah mengatakan, pihaknya akan menurun tim untuk menelusuri asal muasal kayu belian yang ditemukan tersebut.

“Untuk saat ini, kita akan menurunkan tim rutin kita untuk menindaklajuti dan ingin memastikan apakah kayu tersebut berasal dari dalam kawasan atau bukan, tapi yang jelas, kayu tersebut ditemukan oleh Polres Kayong Utara,’ terang Hazbullah saat ditemui di kantornya, Minggu (6/8).

Karena menurutnya, sungai Rantau Panjang memiliki 4 cabang anak sungai, dan dua cabang diantara tidak melalui Taman Nasional Gunung Palung.

“Kita belum bisa memastikan apakah kayu yang ditemukan tersebut dapat dari Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) atau bukan, Karena dihulu sungai tersebut ada banyak cabang lagi, ada sekitar 4 cabang, yang dimana dua sungai itu berada diluar kawasan, seperti Sungai Purang itu berada diluar kawasan,”Kata Hazbullah lagi.

Selain itu juga, lanjutnya, kayu belian saat ini masih banyak tumbuh diluar kawasan Taman Nasional sendiri, sehingga potensi asal kayu tersebut tidak bisa diterka begitu saja.

“Seperti diketahui, kita juga melakukan tindakan preventif untuk pencegahan illegal loging, melalui kegiatan patroli pengamanan, untuk dibeberapa tempat didaerah sudah pernah kita datangi, sudah pernah kita lihat, akan tetapi kondisi didalam itu, kita tidak menemukan pelakunya, “jelasnya

Sebagai pengelola TNGP sektor Teluk Melano, pihaknya siap membantu pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan

“Sekiranya kami dari tngp diminta oleh Polres Kayong Utara untuk menjadi saksi ahli, kita siap memberikan dukungan, apa yang diminta oleh pihak penyidik dari kepolisian,”jelasnya.

Saat ini, ratusan kayu jenis belian tersebut diamankan di Polres Kayong Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kayong Utara Kapolres Kayong Utara  AKBP Arief Kurniawan membenarkan bahwa pihaknya bersama TNI AL telah mengamankan ratusan batang kayu belian yang di bawa menggunakan rakit dialiran Sungai Rantau Panjang. di duga asal Kayu tersebut masuk di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Palung.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat,  terkait adanya pencurian kayu,  atau ilegal loging diwilayah yang masih masuk di dalam kawasan Taman Nasional.  kita perintahakan anggota kesana untuk mengecek,  ternyata memang benar,  kita temukan kurang lebih 40 rakit kayu yang sudah kita amankan,  kita berkoordinasi bersama perwakilan angkatan laut yang ada di Simpang Hilir,  dan instansi terkait lainnya,”jelas AKBP Arief Kurniawan.

Untuk jumlah total kayu dirinya masih belum dapat memastikan karena saat ini masih di infentarisir. untuk keamanan,  dikatakan Kapolres,  kayu-kayu yang di duga ilegal ini akan di alihkan Kepolres Kayong Utara.

“Untuk jumlah masih kita infentalisir,  dan jenis kayunya juga masih kita infentarisir,  karena memang kayu tersebut berada di bawah sungai,  menggunakan rakit. Untuk keamanan,  karena itu tempat terbuka akan kita evakuasi,  kita amankan ke Polres,  sekarang kegiatan sedang berlangsung,”tambahnya./(redPKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *