Belum Berfungsinya Traffic Light, Pelajar Kubu Raya Tertibkan Arus Lalu Lintas

para pelajar Madrsah Aliyah Almustaqim dan Koordinator bakti sosial Yuga Amanda.(foto:dyan)
para pelajar Madrsah Aliyah Almustaqim dan Koordinator bakti sosial Yuga Amanda.(foto:dyan)

POSTKOTAPONTIANAK.COM, KUBU RAYA-Sebanyak 20 orang pelajar dari Madrasah Aliyah Mustaqim Kabupaten Kubu Raya turun ke Jalan guna menertibkan kendaraan yang biasa rawan macet dikarenakan sudah lama belum berfungsinya lampu traffic light di simpang empat Jalan Adi Sucipto Kabupaten Kubu Raya.

Ditemui koordinator lapangan Yuga Amanda menjelaskan, tentang tujuan mereka ikut turun dalam mengatur lalu lintas kendaraan,” kami merasa prihatin sudah cukup memakan waktu lama lampu merah disini tidak nyala-nyala jadi kami sekalian menggalang program kerja bakti sosial,” ujar Yuga saat di temui oleh wartawan Post Kota Pontianak. Selasa (10/03)

Dengan menghimpun dana dari para pengendara di daerah tersebut Yuga dan kawan-kawan bermaksud untuk menyalurkan hasil dari bakti sosial itu kebeberapa panti asuhan di Kabupaten Kubu Raya.

“ Dari hasil ini akan kami bagikan untuk Panti Asuhan, pembangunan masjid, dan orang-orang yang tidak mampu,” ucap mahasiswa FKIP Untan ini yang sekaligus sebagai pencetus ide program bakti sosial tersebut.

Ia menerangkan ada dua Panti Asuhan yang akan dibantu diantaranya didaerah Sungai Raya dan pembangunan masjid di Kuala Dua Rasau Jaya.

Yuga berharap pihak terkait bisa segera untuk mengatasi masalah belum berfungsinya traffic light di simpang empat Jalan Adi Sucipto dan Trans Kalimantan,”ini kan menyangkut keselamatan orang, kenapa harus di tunda-tunda bagaimana kalau sudah terjadi kecelakaan besar disini apakah itu juga bisa di tunda-tunda,” tegasnya.

Dikatakan Hasanah (42) warga Jalan Parit Pareweng Kabupaten Kubu Raya, salah satu pengendara yang selalu lewat di daerah tersebut,”saya setuju sekali dengan bakti sosial ini selain pelajar tersebut mengatur lalu lintas disini, mereka juga mencari dana untuk di sumbangkan ke Panti Asuhan, apalagi disini sudah lama sekali lampu merah nya tidak nyala sudah tidak ada yang peduli lagi dengan keselamatan pengendara,” kata ibu dengan dua anaknya yang sedang dibonceng menggunakan kendaraan roda dua. (dyan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *