Bangun 15 Hydran di Dalam Kota

Syafe’i Yanto, Sekretaris BPBD Kabupaten Sekadau./yahy
Syafe’i Yanto, Sekretaris BPBD Kabupaten Sekadau./yahy

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU-Yang namanya musibah, siapa saja tentu tidak menginginkannya. Namun, kadang musibah datang begitu saja tanpa diduga. Yang paling sering terjadi dan merenggut kerugian dalam jumlah besar adalah kebarakan.

Delapan unit bangunan rumah dan toko yang terletak di samping rumah dinas Bupati Sekadau jadi contohnya. Kedelapan unit ruko tersebut ludes dilalap api pada awal Maret lalu, disaat orang-orang sedang tertidur lelap.

Bencana demi bencana yang datang menuntut kewaspadaan tinggi dari semua lini. Ini disaradi pula oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  tahun ini akan dibangun sarana pemadam kebakaran berupa hydrant di titik-titik rawan di dalam kota Sekadau.

“Tahun ini ada 15 titik hydran yang akan dibangun. Sekarang sudah dianggarkan dalam APBD dan tinggal proses lelang,” ujar Syafe’i Yanto, Sekretaris BPBD Kabupaten Sekadau..

Biaya pembangunan hydran tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Sekadua tahun 2015 dengan jumlah Rp 553.995.000. Dari 33 titik yang direncanakan, disetujui 15 titik yang akan dibangun.

Kelima belas titik hydran itu difokuskan pembangunannya di wilayah Kota Sekadau dan sekitarnya. Ini dilakukan mengingat bencana kebakaran lebih dominan terjadi di daerah perkotaan.

“ Pembangunan hydrannya difokuskan di perkotaan hingga di kawasan perkantoran PemkabSekadau. Pembangunannya akan dikoneksikan dengan jaringan PDAM,” jelas Syafe’i.

Hydran merupakan alat yang akan terhubung dengan pipa air untuk membantu upaya pemadaman kebakaran. Hydran ini bisa dipasangkan dengan seang pemadam kebakaran hingga mobil pemadam kebakaran tidak perlu harus pergi jauh-jauh ke sumber air seperti sungai jika terjadi kebakaran.

“Tentu akan mempermudah penanganan bencana kebakaran,” yakin Syafe’i. /Ya

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *