Bangga dan Terharu Foto Ayah Diabadikan di Uang Pecahan Rp 10.000

Maria Magdalena muerwajuni istri almarhum Frans Kaiseipo./tri

Postkotapontianak.com ! Victor Kaiseipo nama-nya, ia adalah putra bungsu dari 4 bersaudara dari Frans Kaiseipo pahlawan Nasional yg fotonya diabadikan di uang kertas pecahan Rp 10.000.

Victor bangga dan terharu karena ayahnya mendapat kehormatan dari negara kembali setelah namanya diabadikan menjadi nama sebuah bandara di Biak dan salah satu Kapal Republik Indonesia.

Victor yang sahabat penulis ini menceritakan bahwa ayahnya, Frans Kaiseipo lahir di Biak,10 Oktober 1921. Pendidikan terakhir sekolah Bestuur ( kini IPDN ) pertama meniti karier sebagai seorang guru, kemudian mulai ikut teman teman berjuang. Termasuk dengan teman temannya di Jawa.

Victor Kaiseipo putra Frans Kaiseipo pahlawan Nasional yg fotonya diabadikan di uang pecahan 10.000 baru./tri

Kemudian menjadi camat dibeberapa daerah dan mendukung di pemerintahan. Sampai akhirnya diasingkan ke pedalaman karena dianggap berbahaya oleh Belanda.

Frans Kaiseipo pada sidang di Malino menciptakan nama Irian yang dalam bahasa Biak berarti daerah panas. Pada tahun 1963 ia diangkat menjadi Gubernur ke 3 Irian Barat. Sampai tahun 1969 dan melaksanakan papera irian masuk dalam NKRI.

Pada tahun 1973 berhenti jadi Gubernur dan ditarik ke Jakarta menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung. “Papa meninggal pada tanggal 10 April 1979 dan dimakamkan di Biak saat usia saya 4 Tahun,” pungkas Victor. (Tri)
Victor Kaiseipo putra Frans Kaiseipo pahlawan Nasional yg fotonya diabadikan di uang pecahan 10.000 baru./tri

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *