Audit, Dugaan Penyimpangan Proyek Tamang – Loceng

Martinus Edi, Julius dan warga./ foto : ata
Martinus Edi, Julius dan warga./ foto : ata

KUBU RAYA – POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Masyarakat Gunung Tamang – Loceng mengeluhkan Jalan yang dibangun tahun 2014 lalu, anggaran APBD Kubu Raya dengan dana Rp. 500 juta yang dikerjakan asal-asalan, ungkap Tokoh Muda Martinus Edi (28) dan Julius, Senin ( 26/7/2016) pada Postkotapontianak.com.

Proyek Tamang-Loceng yang diduga kuat terjadi penyimpangan dikerjakan oleh oknum kontraktor yang di back up Dinas PU Bina Marga dan Pengairan KKR.

Menurut Martinus, selain kondisi rusak parah jalan tersebut tidak sampai ke Dusun Locek Desa Teluk Bakung Kecamatan Ambawang. Padahal jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

Timbunan jalan poros menimal satu meter./ dok : Postkotapontianak.com
Timbunan jalan poros menimal satu meter./ dok : Postkotapontianak.com

Waktu proyek Tamang – Loceng  masuk, salah satu pegawai PU Bina Marga KKR berjanji ada kelanjutannya tahun anggaran 2015/2016. Herannya hingga sampai detik ini tidak ada, timpal Julius kesal.

Ternyata janji tersebut hanya omong kosong, buktinya tidak ada kelanjutan pembangunan jalan yang dijanjikan oknum tersebut, sambung Martinus.

Lanjut Martinus Edi dan Julius sebagai tokoh Pemuda di dua Desa tersebut, minta aparat hukum untuk dapat mengusut dugaan oknum PNS di Dinas Bina Marga yang menjadi kontraktor dan penyimpang proyek Tamang-Loceng.

“ Kita minta  proyek peningkatan jalan Gunung Tamang – Loceng tahun 2014 dilakukan audit agar uang negara untuk pembangunan tidak dimanipulasi oleh salah satu oknum pns yang merangkap jadi pemborong,” tegas Martinus yang dibenarkan Julius./ At/Abe PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *