APBD Sintang, Dipangkas Pemerintah Pusat

WWW.POSTKOTAPONTIANAK.COM

SINTANG-Terkait Pemotongan besar-besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sintang Tahun 2018 oleh Pemerintah Pusat menuai banyak pertanyaan dari berbagai kalangan, seperti halnya disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno Jum’at 10 Oktober 2017 lalu disela kegiatan Rapat Paripurna penyampaian Nota Keuangan.

Menurut Bupati Sintang ini, Anggaran Murni untuk Kabupaten Sintang menurun dari Tahun sebelumnya, sementara selama ini, Laporan Keuangan kita dinilai bagus, dan tidak ada persoalan, entah kenapa sampai bisa berkurang,ujarnya.

Dikatakannya juga, pada hari Jum’at 10 Oktober 2017 pihaknya sedang membuat surat untuk menyurati pihak Pusat yakni Kementrian guna mempertanyakan persoalan tersebut, termasuk persoalan Anggaran untuk  menggaji Guru Garis Depan yang dibebankan dianggaran yang masuk di APBD Sintang tersebut,bebernya.

Ditempat terpisah Anggota DPRD Sintang Welbertus dari Fraski PDI Perjuangan mengatakan, dengan pemangkasan Anggaran untuk Kabupaten Sintang pada APBD Tahun 2018, tentu akan berdampak pada sektor pembangunan di Kabupaten Sintang.

Menurutnya, beban anggaran itu akan semakin berat ketika harus menanggung beban dari Pemerintah Pusat yaitu untuk membayar Gaji Guru Garis Depan (GGD), Pemerintah Daerah harus mesti mengambil langkah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat supaya bisa dicarikan jalan keluarnya supaya Anggaran Kabupaten Sintang diperhatikan,tegasnya.(RED

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *