Antonius : Laporkan Dugaan Penyimpangan ADD

Antonius Matung Tokoh Masyarakat Desa Sungai Labuk./ foto : Frans S/Postkotapontianak.com
Antonius Matung Tokoh Masyarakat Desa Sungai Labuk./ foto : Frans S/Postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! MELAWI.  Tokoh masyarakat Desa Sungai Labuk Kecamatan Ella Hilir meminta kepada Inspektorat dan dinas terkait agar secepat mungkin mengaudit  penggunaan Alokasi Dana Desa ADD  khususnya Desa Sungai Labuk.

Antonius Matung yang sekaligus  Temenggung desa Sungai Labu menjelaskan, kepada  beberapa wartawan, bahwa pernah melaporkan permasalahan tersebut kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Melawi via surat resmi pada tanggal 22 Maret 2016 lalu. Pengelolaan anggaran tak pernah ada keterbukaan kepada warga, lantaran tak ada kejelasan atas pengunaan anggaran dana desa hingga  sekarang.

Berkaitan dengan dana desa tahun anggaran tahun 2015, mulai dari pendapatan desa, belanja desa, dan pembiyaan desa tak ada penjelasan dalam pengelolaannya dan selama ini tak pernah ada rapat musyawarah desa dan rapat yang melibatkan masyarakat untuk pembahasan dan musrenbang desa  hingga meminta kepada Kepala Inspektorat agar segara di lakukan audit sebelum dicairkannya dana desa  tahun 2016.

 “ Selama delapan tahun kepemimpinan Sariono sebagai Kepala Desa Sungai Labuk pembangunan kantor desa dan penggunaanya belum ada kejelasan dan belum di fungsikan, bahkan setiap tahunnya selalu ada anggaran untuk rehab kantor desa tersebut. Dalam pengunaan anggaran alokasi dana desa tidak tepat guna, yang sudah dimuat dalam RAP tidak dilaksana, seperti perjalanan dinas desa, seperti contoh pelaksanaan rapat-rapat ada dianggarkan tetapi tidak pernah dilaksanakan, dicantumkan konsumsi menggunakan nasi box, kan dikampung sudah tidak masuk akal,  hal ini pernah dilaporan ke Camat dan Inspektorat namun sampai sekarang tidak ada tindakan ,“ jelas Matung.

Sebelum dilantik sebagai Kepala Desa terpilih untuk kedua kalinya Sariono pernah membuat surat pernyataan bermatrai lengkap kepada tokoh masyarakat desa sungai labuk , Dia ( Sariono ) menyatakan akan memperbaiki diri atas kesalahannya selama ini, kedepan dalam memimpin desa akan terbuka kepada masyarakat, akan memperbaiki kinerja sebagai kepala desa untuk enam tahun kedepan. Dikutip dari surat pernyataan yang ditunjukkan oleh Antonius Tatung kepada media, 14/5/16.

“Pengurus BPD untuk juga perlu dilakukan pergantian, karena masyarakat menilai BPD tidak memahami tugas dan fungsinya, pengangkatan pengurus BPD tanpa musyawarah melibatkan masyarakat yang lansung ditunjuk oleh kepala desa “ Tambah Matung./Frans Somel/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *