Antisipasi Praktik Jual Beli Bangku Sekolah

PPDB Menggunakan SKTM Lurah Tak Berlaku

PPDB./ ilustrasi
PPDB./ ilustrasi-ist

DEPOK ! POST KOTA PONTIANAK – Untuk meminimalisir praktik jual beli bangku sekolah pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2016/2017. Maka Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan Kota Depok memerintahkan, bahwa bila ada Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang bersumbernya dari kelurahan itu tidak berlaku.

“Artinya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang bersumber dari kelurahan tidak berlaku. Tidak ada SKTM, kami tidak terima SKTM. Sebab keputusan itu diambil untuk meminimalisir praktik jual beli bangku sekolah pada PPDB tahun ini,” tegas Walikota Depok, Mohammad Idris kepada wartawan kemarin, diBalaikota.
Dia menjelaskan, bahwa pemerintah kota akan mengikuti aturan main bagi warga yang masuk kategori miskin. Oleh karena itu Pemerintah kota juga akan berpatokan pada standard dan ukuran yang dikeluarkan oleh BPS.
“Artinya, kami ikut aturan pemerintah pusat. Jadi kartu yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah itu yang akan kami gunakan, seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar serta Kartu Perlindungan Sosial, kartu itulah yang akan diberlakukan,” jelas Idris.
Menurutnya, bahwa pihaknya telah meminta dinas terkait agar penerimaan 20 persen siswa miskin nantinya harus berdasarkan standar nilai.jadi harus ada standar penerimaan siswa miskin yang 20 persen. Tidak semua kami terima, tanpa ada standar.
“jadi bilamana ada siswa miskin yang tidak bisa masuk sekolah negeri, nantinya akan diarahkan agar mereka masuk ke sekolah swasta. Selain itu juga kami akan berikan subsidi dari alokasi APBD Depok untuk mereka siswa miskin yang bersekolah di sekolah swasta tersebut,” tutur Idris.
Idris mengingatkan, bahwa pihak sekolah sudah sepakat dan telah menandatangani pakta integritas untuk menolak adanya siswa titipan. Artinya bila pelaksanaan PPDB tahun ini sesuai dengan aturan, maka tidak ada kecurangan berupa titip-menitip siswa di sekolah negeri yang ada di Depok ini.
“Karena sudah diperkuat dengan MoU pakta integritas yang telah dilakukan itu, mudah-mudahan tidak ada, jangan berandai-andai, positif thinking saja. Itu ,” imbuhnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *