Antisipasi Penyebaran Rabies, Distankanak Sekadau Lakukan Vaksinasi

POSTKOTAPONTIANAK.COM–SEKADAU !! Dalam waktu dekat, Dinas Pertanian,Peternakan dan Perikanan di dua kecamatan, Nanga Mahap dan Sekadau Hilir akan memebrikan vaksi terhadap binatang peliharaan warga khususnya anjing. “Dari dua kecamatan tersebut sudah terdata sebanyak 1700-an anjing milik warga yang akan menjadi taget vaksinasi,” Asisten Administrasi, Pemangunan Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sekadau,  H. Abdul Gani SH.M.Si, Selasa (12/4).

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

Dijelaskan Gani,  dasar dipilihnya Kecamatan Nanga Mahap sebagai kecamatan yang perlu di antisipasi penyebaran rabies pada anjing karena berbatasan dengan Kabupaten Ketapang yang sudah masuk dalam katagori Kabupaten tertular rabies. Sedangkan Kecamatan Sekadau Hilir di karenakan sebaran penduduk yang banyak dan berada di pusat kabupaten. “ Selanjutnya kecamatan lain juga akan dilakukan tindakan yang sama, “ sambung Gani.

Sebagai pendukung dari kegiatan tersebut, Pemkab Sekadau sudah menganggarkan dana dalam Anggaran Peendapatan Belanja Daerah (APBD) murni untuk mendapatkan vaksin yang jumlahnya mencapai 1500-an.  Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga membantu menyiapkan vaksin dengan jumlah 700-an buah yang akan segera dikirim ke Kabupaten Sekadau. “ Sehingga, total vaksin mencapai dua ribuan,”  tukas mantan Sekretaris DPRD Sekadau itu.

Untuk itu, Gani menghimbau kepada masyarakat yang memiliki anjing agar nantinya memvaksin anjing peliharaan, guna mencegah penyebaran virus rabies. “ Dalam pemberian vaksin, warga tidak akan di pungut biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala bidang Penangulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Slamet  menyatakan, sejauh ini, Dinas kesehatan Kabupaten Sekadau belum menemukan adanya kasus rabies di masyarakat. “ Sampai saat ini belum ada kasus rabies, tapi langkah antisipasi harus ada,” ujar Slamet.

Dinas kesehatan juga sudah menyiapkan vaksin yang siap digunakan untuk penanganan, jika ditemukan adanya korban. Sedangkan menganai vaksin kepada hewan yang berpotensi menyebapkan rabies, hal tersebut merupakan kewenangan Dinas Pertanian,Peternakan dan Perikanan (Distankanak) Kabupaten Sekadau./Mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *