Akibat Sering Terjadi Pemadaman Listrik, Bupati Melawi Panggil Pimpinan PLN Nanga Pinoh

Pimpinan PLN Nanga Pinoh saat dipanggil Bupati Melawi./ fran/PosKotaPontianak.com
Pimpinan PLN Nanga Pinoh saat dipanggil Bupati Melawi./ fran/PosKotaPontianak.com

Reporter : Frans Somil

POSTKOTAPONTIANAK.com — MELAWI  Bupati Melawi, Panji Rabu (20/4), memanggil Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nanga Pinoh. Pertemuan yang dilakukan di ruangan Bupati Melawi ini, untuk meminta kejelasan dari pihak PLN terkait persoalan pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini.

“Kita minta manajemen PLN Rayon Nanga Pinoh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa lebih rapi lagi. Meskipun terjadi pemadaman, pemberitahuan kepada pelanggan harus dilakukan,” sarannya kepada pihak PLN Rayon Nanga Pinoh.

Ia juga meminta kepada  PLN agar apabila terjadi kendala pada mesin, maka harus menyiapkan mesin cadangan yang mampu mencakup seluruh pelanggan, sehingga pelayanan  terus berjalan dengan baik.

“Jika terkendala pada mesin utama, maka mesin backup harus siap pakai,” ungkapnya.

Jika PLN memerlukan dukungan dan bantuan pemerintah, kata Panji, Pemkab Melawi menyatakan siap mendukung, sebab hal itu menyangkut pelayanan masyarakat.

“Kami siap mendukung jika memang perlu dukungan,” ucapnya.

Lebih jauh Panji juga meminta kepada pihak PLN agar bisa menyurati serta menyampaikan pengumuman kepada masyarakat terkait jadwal pemadaman. Baik itu melalui media masa maupun melalui pengumuman di masjid-masjid.

“Jika terjadinya pemadaman, harus terjadwal dan jadwalnya diumumkan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mempersiapkan ada pemadaman,” paparnya.

Sementara itu, survervisor pembangkit PLN Rayon Nanga Pinoh, Danu Erdiansyah mengatakan, dalam satu minggu belakangan ini di Melawi memang mengalami kendala seperti terjadinya pemadaman.

“Dalam satu minggu ini mesin rental berkapasitas 1 mega watt, dalam fase overhaul atau masa perawatan. jadwal dalam satu mesin itu dua minggu. Kemudian disini, dari sisi rental masih punya mesin cadangan, yang juga punya kendala juga. Jadi mesin backup itu tidak mampu full mendukun pengoperasian beban yang ada, sehingga jika ada gangguan jaringan terjadi pemadaman,” jelasnya.

Terkait apa yang sudah dilakukan pihak PLN, lanjutnya, sudah ada sejumlah langkah yang sudah diambil oleh PLN, seperti perbaikan mesin dan penggunaan mesin cadangan. “Ini sedang dalam proses perbaikannya,” terangnya.

Selain itu, kata dia PLN juga sudah menginstall satu unit pembangkit yang akan segera dioperasikan. “Saat ini pekerjaan sudah selesai mesin baru ini kapasitas 500 kilo watt,” bebernya.

Sementara terhadap pihak rental, PLN juga sudah menekan agar mesin backup yang disewakan harus siap pakai sesuai apa yang diminta Bupati Melawi.

“Kami juga sudah meminta kepada pihak rental agar menyediakan mesin backup yang siap pakai, dan mengevaluasi mesin backup yang sudah tidak mampu,” katanya.

Terkait pemadaman yang terjadi, dengan kendala yang ada pihak PLN berkomitmen akan segera mengatasinya.

“Untuk itu kami masih berusaha menyelesaikan persoalan. Target penyelesaiannya Insya Allah minggu depan sudah selesai,” pungkasnya./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *