Akibat Listrik Sering Padam, Pelayanan Pembuatan KTP Terhenti

SAMBAS-Kesadaran masyarakat untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), semakin meningkat dengan pelayanan perekaman KTP sudah tersedia di kantor Kecamatan setempat. Namun dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas terkadang

Kadis Kependudukan dan Capil Kab.Sambas Drs. H. Sunaryo.(foto:PKP-Luxman)
Kadis Kependudukan dan Capil Kab.Sambas Drs. H. Sunaryo.(foto:PKP-Luxman)

kewalahan juga menghadapi lonjakan permohonan KTP secara langsung sebagaimana dituturkan Drs. H Sunaryo Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas, ditemui “Postkotapontianak.com” diruang kerjanya kemarin.

Menurut Sunaryo, satu hari pemohon mencapai seratus orang bahkan lebih, mereka yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Sambas. Hingga pelayanan sampai pukul 16.00 wiba, belum lagi ada yang harus kerja lembur sampai malam untuk menyelesaikan permohonan KTP pada hari itu. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang memang memerlukan cepat, jelas Sunaryo.

Namun perlu juga difahami, pelayanan prima ini tentu saja ada kendalanya, sebagaimana hari ini Senin 2 Maret 2015, operator kita sedang mengentri data tiba-tiba listrik padam, bahkan hampir mencapai dua sampai dengan tiga jam. Terkendala akibat listrik padam tentu saja para pemohon menjadi semakin ramai sebab semua pelayanan otomatis terhenti, papar H Sunaryo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Koni Kabupaten Sambas serta Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri Resort Sambas pada media ini.

Terlihat Haji Sunaryo, melakukan pemantauan di ruang tunggu pemohon bahkan sering terlibat langsung melakukan pembicaraan dengan warga masyarakat yang memerlukan pelayanan. Sikapnya yang biasa ramah sepertinya cepat akrab dengan warga yang ramai mengantri di kantor tersebut hingga pelayanan yang diberikan sangat baik.

Melalui “PostKota Pontianak.com”, Drs.H.Sunaryo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat karena dengan penuh kesabaran dapat memaklumi kondisi kerja kami di kantor ini. Sebab gangguan gangguan teknis bukanlah keinginan kita semua. Dengan adanya pemahaman dan kesabaran dari para pemohon menjadikan kami lebih focus dan tenang dan terkendali melakukan pekerjaan. Hal ini akan membantu kami meminimalkan kesalahan maupun kekeliruan jika ada, imbuh Pak Haji ini.(Lukman PKP/Yuki)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *