Akibat Banjir di Kecamatan Sukadana, Petani Banyak Merugi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(KAYONG) – Salah satu masyarakat yang menjadi korban bencana banjir di Kecamatan Sukadana Hamita (43) mengatakan, akibat banjir yang terjadi diwilayah Kecamatan Sukadana menyebabkan banyak para petani merugi.
“Masyarakat disini kebanyakan hidup berprovesi sebagai petani, dan jika terjadi banjir seperti ini, sudah tidak ada yang bisa diharapkan lagi dikarenakan padi sudah banyak hanyut terbawa arus” ujar dia saat dihubungi via telpon pada Jumat (2/6) malam.

Dirinya menilai, dalam menghadapi peristiwa banjir yang terjadi di Kecamatan Sukadana kali ini telah merendam kuyerang lebih sebanyak 60 hektare sawah milik para petani, hinggat tidak sedikit kerugian para korban banjir yang kesehariannya berprofesi sebagai petani.

“Saya rasa, kerugian akaibat bencana banjir ini mungkin jutaan rupiah atau lebih. Saya harap Pemerintah Kabupaten dan seluruh instansi –intansi beserta para pengusaha dapat segera memberikan bantuan kepada kami disini, karena kami sangat membutuhkan bantuan, mulai dari obat-obatan sampai dengan konsumsi yang sangat kurang dan tak dapat bertahan lama jika kondisinya terus seperti ini,” ungkapnya.

Ditambahkan satu dari korban banjir lainnya, Saroh (35) smenuturkan bahwa kondisi dilapangan saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bahan konsumsi dan obat-obatan.

“Selain itu, saya juga sangat mengharapkan bantuan kepada pihak-pihak yang memiliki rezeki lebih agar segera mengulurkan bantuannya kepada kami disini. Karena kami disini masih kekurangan selimut, bahan makanan. Dan saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab setempat beserta semua pihak yang sudah memberikan bantuan berupa tenaga, biaya, fikiran, dan sebagainya dalam proses evakuasi seluruh korban banjir,” tutup dia.

(Viky)

Foto Banjir yang melanda Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara / Istimewa / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *