AKBP DİDİK DWİ SANTOSO KAPOLRES MEMPAWAH SİLAHTURAHMİ Dİ KEDİAMAN H. HUSNİ THAMRİN KETUA FKPM MEMPAWAH

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Mempawah ) – Buntut dari kasus ujaran kebencian yang sempat berujung ketegangan antara Kepolisian Resor Mempawah dan para: tokoh dan tetua masyarakat di Kabupaten Mempawah telah mencapai anti klimaks.

Ketegangan pun berakhir paska adanya pertemuan antara Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso dan Tokoh Masyarakat yang juga Panglima Laskar Opu Daeng Manambon Kabupaten Mempawah, Husni Thamrin di kediaman Husni Thamrin, Selasa (12/06/2018).

Kepada wartawan, Rabu (13/06/2018), Thamrin menyampaikan kedatangan Kapolres di kediamannya Jalan Daeng Menambon Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah turut didampingi Kepala Satuan Intelijen Polres Mempawah dan dua anggota lainnya.

“Pertemuannya berlangsung ba’da Zuhur, Pak Kapolres rombongan ada empat orang,” ujarnya.

Baik Thamrin maupun Kapolres Mempawah mengakui bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk silaturahmi dan meng-clearkan serta meluruskan beberapa hal. Utamanya soal statemen Kapolres yang dianggap telah membuahkan ketersinggungan bagi para tokoh dan tetua.

“Iya beliau mengakui itu, dan beliau tidak menyangka kalau statemennya itu telah membuat kami-kami ini tersinggung, karena sesungguhnya beliau tidak bermaksud demikian,” ujar Thamrin.

Silaturahmi Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso ke kediaman Husni Thamrin turut didampingi Kepala Satuan Intelijen Polres Mempawah dan dua anggota lainnya.

Ia menyampaikan, pertemuan yang relatif singkat tersebut sangat berbalut dengan nuansa kekeluargaan. Baik dari Kapolres dan Thamrin selaku mewakili Pemuda Melayu dan tokoh dan tetua masyarakat saling memahami dan menyampaikan permintaan maaf, terlebih di Bulan Suci Ramadhan ini.

“Intinya kita sama-sama meluruskan statemen-statemen yang selama ini barang kali terlalu emosional, kita sepakat dari Pemuda Melayu dan jajaran serta tokoh masyarakat lain untuk bersama-sama merajut kebersamaan untuk menjaga stabilitas keamanan di Mempawah ini,” katanya.

Thamrin menyampaikan, bahwa silaturahmi ini bukan hanya terkait kepentingan kedua belah pihak, tapi demi kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah, kembali merapatkan barisan dalam meningkatkan kondusifitas, menjaga semua keragaman yang selama ini sudah terbangun dengan baik di Kabupaten Mempawah.

“Pak Kapolres juga menawarkan tempat di Mapolres terkait keinginan para tokoh dari Tionghoa (MABT) untuk mengadakan pertemuan bersama para tokoh Melayu. Sebelumnya memang sudah ada pembicaraan antara saya dan beberapa tokoh, cuman masalah waktunya ini, nah beliau menawarkan tempat, kemungkinan sehabis lebaran,” ujarnya./rls/(HG)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *