Agrianus, Lantik Pejabat Eselon IV, BPD serta Kades

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SINTANG– Camat Sepauk Agrianus,S.Sos,M.Si melantik 2 orang Pejabat eselon IV, Badan Permusyawaratan

Agrianus./dok.PKP
Agrianus./dok.PKP

Desa Nanga Sepauk, serta 3 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Sepauk yakni Desa Mait Hilir, Tanjung Hulu serta Kepala Desa Sungai Segak Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, 9 april 2015.

Dikesempatan yang sama juga Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sepauk Ny.Regina Agrianus juga melantik 3 Ketua Tim Penggerak PKK yakni Desa Mait Hilir,Tanjung Hulu dan Ketua Tim Penggerak PKK Sungai Segak.

Kegiatan yang dilaksanakan di Langkau Kita Kantor  Camat Sepauk tersebut, berjalan lancar dan penuh hikmat dan disaksikan Kapolsek Sepauk, Sekretaris Camat serta tokoh agama serta keluarga yang dilantik.

Ketua Penggerak TPPKK Kecamatan Sepauk Regina Agrianus, menyampaikan ucapan selamat kepada Pejabat yang dilantik, ia berharap Ketua TPPKK bisa bermitra dengan Perangkat Desa.

Bisa menjalankan tugas dalam kesehariannya, guna pemberdayaan dan kesejahteraan, kita menjadi mitra Perangkat Desa, Pemerintah dan mitra masyarakat. sasaran tim penggerak PKK sebagai sebuah kelompok yang bisa membina semua timnya, artinya bukan hanya Ketua sendiri yang melaksanakan tugas dan fungsi namun bekerjasama dengan yang lainnya.

Di era globalisasi ini Ketua TPPKK harus bisa menjadi peran penting dalam keluarga, bukan kita menjadi tontonan, namun menjadi tuntunan bagi anak-anak. bukan hanya menjadi istri Kades atau pejabat saja, namun kita harus memahami dan mendukung peran suami.

Camat Sepauk Agrinaus,S.Sos,M.Si mengatakan, Jabatan merupakan amanah dari seluruh masyarakat yang tidak boleh diabaikan, dengan jabatan yang sudah dipercayakan agar dijalankan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sesuai jabatan saudara.

Apa yang sudah dikatakan hari ini baru pernyataan saja, yang harus dilaksanakan dalam menjalankan tugas.

Saat ini banyak tantangan, pengawasan akan lebih ketat lagi, dengan Undang-undang baru yang sangat menantang, kalau salah atau keliru disengaja tidak masalah, namun kalau salah tidak disengaja itu yang menjadi persoalan.

Ia menghimbau agar Kepala Desa  serta pejabat yang dilantik mempelajari seluruh aturan yang ada, agar tidak tersangkut masalah hukum, terutama Kepala Desa terkait penggunaan anggaran alokasi dana desa,ujarnya./infosatu.com

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *