9 TKI Bermasalah, BP3TKI Serahkan W, F, Y Diproses Hukum

POSTKOTAPONTIANAK.COM-PONTIANAK !!  BP3TKI Provinsi Kalbar belum lama ini telah berhasil mengendus dan menjerat pelaku penyalur TKI illegal W,F,Y ketiganya juga telah di serahkan ke Polda Kalbar sekitar tiga minggu yang lalu oleh BP3TKI.

Kombes Pol Aminudin.SH./ foto : Rahmad
Kombes Pol Aminudin.SH./ foto : Rahmad

Keterangan yang di sampaikan Kepala BP3TKI Kalbar Kombes Pol Aminudin,SH di ruang kerjanya (6/4/2016) di Jalan.Urai Bawadi no 82 B Pontianak, menurutnya ketiga Orang tersebut inisial W,F dan Y adalah sebagai penyalur TKI yang bermasalah, kasus tersebut di awali adanya ( 9 ) Orang TKI yang disalurkan oleh W,F,Y secara illegal.

Diantara ( 9 )  TKI yang bermasalah tersebut adalah inisial MA asal  Kp suka tani Jawa Barat, PU asal D.S Soro Banten, MU asal Losari Purbosono Jawa Tengah, TR asal Perum Vila Indah Bekasi Utara, NU asal DS  soro Gaten Jawa Tengah, IS asal  DS ngadirejoi Jawa Tengah, RE asal D.S Babadan Jawa Tengah, KU asal Dusun Bage Long Kab.Subawa Timur, ER asal D.S Gapit Kab. Bumbawa NTB.

Bermula dari ke ( 9 ) TKI bermalah tersebut modus yang di jalankan oleh W,F dan Y dalam menyalurkan TKI ke Malaysia adalah TKI yang dikirim hanya dibekali Pasport dan Visa kunjung. Namun tidak begitu lama mereka kerja di Malaysia kemudian TKI tersebut setelah di Malaysia dan bekerja tidak sesuai dengan iming-iming si penyalur, yang akan dipekerjakan sesuai jam waktu kerja adalah 8 jam, namun hasil pemeriksaan saat kesembilan TKI tersebut di interviu/wawancara singkat di BP3TKI mereka dipekerjakan selama 12 jam, sehingga mereka tidak betah, hingga pada ahirnya terjaring razia penertipan TKI bermasalah.

Sesuai rekap yang diberikan BP3TKI pada awak media dari ke ( 9 ) TKI bermasalah Tersebut tercatat 5 Orang dari PPTKIS PT. AAD PRATAMA KARYA Jakarta inisial NU, RE, KU, PU dan ER.  Sedangkan ( 4 ) Orang inisial IS, MU, TR dan MA tidak terdapat keterangan nama alamat PPTKIS.

Terkait adanya penyerahan tindak lanjut Proses Hukum yang di serahkan BP3TKI ke Polda Kalbar kurun waktu tiga minggu yang lalu, kata  Aminudin, dirinya selaku Kepala BP3TI sangat berharap Kepolisian agar memproses hukum  W, F dan Y sesuai UU dan Hukum agar ada tindakan efek jera pada yang bersangkutan.

Saat di konfirmasi terkait merebaknya informasi bahwa inisial ( W ) sedang proses pengurusan  penerbitan PT. baru untuk sarana pengiriman TKI berikutnya apa tanggapan Kepala BP3TKI, sedangkan yang bersangkutan masih dalam proses Hukum ? Kombes Pol Aminudin,SH mengatakan,  tidak bisa diproses ijin PT  barunya, karena ( W ) sedang menjalani proses Hukum di Polda Kalbar.

Selain itu menurutnya, bagi siapapun tidak diperbolehkan membuat ijin PT sebagai sarana penyalur TKI, apa bila orang tersebut sedang menjalani proses hukum, jangankan yang bersangkutan akan menjadi Kepala Cabang di PT. penyalur TKI, jadi wakil atau jabatan lain di PT. itupun tidak boleh, bagaimana dia mau mengurus TKI dengan baik kalau dirinya saja sedang diproses hukum, kan tidak mungkin.

Apa pendapat BP3TKI setelah melihat begitu banyaknya TKI yang dideportasi dari Malaysia dari tahun lalu hingga sekarang disebabkan mereka bermasalah dan dikirim secara illegal oleh orang-orang yang hanya mencari keuntungan tanpa memikir keselamatan Tenaga Keja ?.

Kepala BP3TKI Kombes Pol. Amunudin, SH mengatakan, dengan tegas dalam waktu dekat ini akan kami laksanakan oprasi besar-besaran, menertipkan setiap penyalur TKI illegal di Kalimantan Barat mulai dari Bandara Supadio, Penampungan hingga sampai Border dan perbatasan Indonesia Malaysia, melalui tim Gabungan BP3TKI, Polisi, TNI, Imigrasi dan Instansi yang terkait” terangnya.

Bahkan di ahkir perbincangan bersama awak media Aminudin menghimbau kepada siapapun yang menyalurkan TKI secara illegal sebaiknya jangan dilakukan, sadarlah jangan mencari keuntungan  di atas penderitaan orang lain, tenaga kerja yang belum tentu sipekerja itu berhasil di negeri orang, bahkan mungkin sebaliknya mereka tersiksa dan tidak ada yang menjamin keselamatanya.

Kalau ada yang nekat dan menyalurkan TKI secara Illegal dan tidak sesuai aturan yang benar, sesuai Prosedur yang berlaku silahkan coba, tetap akan kami tindak dan diproses Hukum sesuai UU traviking (perdagangan) orang, pungkas Aminudin./RHD/HeN/DiN   

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *