9 Ruko Ludes di Makan Api

SEKADAU, PostKotaPontiana.com- “Kebakaran,,, ,,,Kebakaran,,,,”,,teriak-teriak  warga memecah keheningan di tegah dinginya udara dinihari, Minggu pukul 03.30wib,(1/3/2015).beberapa warga dengan hanya mengenakan trening dan kaos juga berlarian ke arah pijaran cahaya memerah. beberapa ibu-ibu berdaster tidur dan berbalut kain dan selimut tipis juga tak mau kalah cepatnya menuju kerumunan massa.ada apa ya…??

Raungan sirine mobil-mobil pemadam lalu lalang di sepanjang jalur sutra Jl.Merdeka Timur.mobil-mobil yang di tumpangi orang-orang berseragam orange ini terlihat berhenti tepat di titik cahaya pijaran api di  RT 08/RW 01 Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.

Kebakar  di Sekadau hangguskan 9 ruko, Minggu pukul 03.30wib,(1/3/2015).(foto PKP?Yahya)
Kebakar di Sekadau hangguskan 9 ruko, Minggu pukul 03.30wib,(1/3/2015).(foto PKP?Yahya)

Kami datang lihat api sudah ada di atas atap ruko,ruko yang mana awalnya tidak tau pasti,karna api sudah merata di atas,” ujar salah. satu warga di tegah kerumunan massa kepada “Postkotapontianak.com” di lokasi kejadian.

Sementara di jalur sutra tepat di depan lokasi kebakaran, aparat kepolisian mulai melakukan pemblokiran jalan guna mempermudah petugas pemadam untuk melaksanakan tugas.

Meski demikian, dorongan keingin tahuan dan mengabadikan lewat kamera ponsel dan alat elektronik bak wartawan yang bertugas melakukan peliputan mulai di lancarkan warga yang semakin memadati lokasi kejadian.

Detik-demi detik,menit demi menit, jam demi jam, petugas pemadam dari Pemda Kabupaten Sekadau diperkuat Pemadam Yayasan Bhakti Luhur Sekadau di tambah bantuan mobil tangki air untuk suplay ke pemadam dari perusahaan AMS milik anggota DPRD Sekadau.

Jelang matahari menampakan diri di BKO dengan Pemadam Kebakaran Pemkab Sanggau dan Yayasan dari Mantan Kabupaten Induk Sekadau (Sanggau) akhirnya api yang semula gagah perkasa mulai kehabisan energi sehingga tak berdaya di kepung bakul pemadam.

Segumpalan asap dan api membumbung di atap-atap sederetan rumah ruko yang hanya berjarak tak lebih dari lima meter dengan Pendopo (Rumah Dinas) Bupati  di arah timur dan berjarak 20an dari rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau yang membuat petugas Pemadam kebakaran harus mulai menjalankan tugasnya menyemprotkan air ke arah api yang sedang melahap deretan ruko yang di fungsikan para pemilik dan pengunanya sebagai gudang dan tempat menjalankan bisnis “berdagang”.

Di sisi lain, di kedua rumah Pejabat Sekadau yang mengapit deretan ruko,sekelompok orang mulai mengevakuasi barang dan penghuni ke luar rumah.

petugas pemadam Yayasan Bhakti Luhur Sekadau,seorang pria berperawakan tinggi,tegap yang tak asing di warga Sekadau adalah dengan gagah perkasa mengenakan seragam pemadam adalah anggota Komisi A DPRD Sekadau yang juga ketua Yayasan Bhakti Luhur
Sekadau,tidak lian dan tidak bukan Titi Hermanto..wah..sudah dewan terjun langsung memadamkan api,dua jempol nih baat wakil rakyat yang satu ini.sipppp..

Setelah api benar-benar hilang lenyap terguyur air dari hasil kerjasama petugas Pemadam Kebakaran. Sabuk kuning bertuliskan don not cross (di larang melintas) itu pun mulai melingkari 9 unit ruko yang menjadi bahan lalapan si jago merah. Biasanya si kalau sudah di garis polisi,mau di selidiki y Bang,”balik tanya warga kepada wartawan.

Dengan demikian, antara wartawan yang meliput dan warga yang bertanya sama-sama masih memburu rasa penasaran hasil penyelidikan Pihak kepolisian atas peristiwa kebakaran untuk pertama kalinya di awal tahun bulan ke tiga di sio Kambing Kayu ini. Belum ad jawaban
komfirmasi.(Yahya PKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *