Peringatan HSN di Pesantren Nahdlatul Athfal

MEMPAWAH ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama, GP Ansor, PMII, Patayat,

Usai kegiatan foto bersama dalam rangka peringatan HSN./ foto : MA-PKP
Usai kegiatan foto bersama dalam rangka peringatan HSN./ foto : MA-PKP

IPNU, IPPNU dan BKPRMI melaksanakan kegiatan Peringtan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Nahdlatul Athfal Sui. Ambawang Kabupaten Kubu Raya.

Dimana pada tanggal 22 Oktober ditetapkan oleh Presiden RI Jokowi Dodo sebagai Hari Santri Nasional, karena alasan historis. Ribuan pesantren dan jutaan santri menilai keputusan presiden mengangkat marwah negara RI, karena jasa-jasa para santri dahulu luar biasa memperjuangkan kemerdekaan dan mengawal NKRI.

Latar belakang yang paling penting Hari Santri Nasional menghormati sejarah pejuang bangsa ini. Ada bebarapa alasan, diantaranya  ditetapkan pada tanggal 22 oktober KH Hasyim Asy”ari menggerakan seluruh santri untuk membela negara yang disebut dengan istilah Resolusi Jihad.

Dan juga santri telah terbukti konsisten menjaga perdamaian dan keseimbanga. Selain kelompok para Kyai dan Santri terbukti mengawal kokohnya NKRI. Bercermin dari beberapa alasan tadi para PC NU, GP Ansor, PMII, IPNU, IPPNU Fatayat, dan BKPRMI bergabung untuk memperingati Hari Santri Nasional sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun kedaulatan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut diisi dengan pengajian agama, dan istigosah. Dalam isi pengajian Habib Toha Al-Husein Al-Jupri mengulas motivasi, semangat, ketaldziman para santri terdahulu, ketika KH Hasyim Asy”ari mengeluarkan Fatwa membela negara hukumnya Fardlo Ain bagi setiap individu. Seketika itu seluruh santri  di pulau Jawa dan Madura tanpa lika-liku berjuang dengan senjata adanya, salah satu “Bambu Runcing”. Sedangkan istighosat dipimpin oleh Kia Zamroni, Kiai Zuhdi dan Kiai Ahmad Dahlan./ma/red-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *