4 Raja Hadiri Naik Dango ke XXX di Ngabang

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! NGABANG-Naik Dango ke XXX di Ngabang, Senin,(27/4), selain dihadiri

upacara penyambutan Gubernur Kalbar, Bupati /wakil Bupati Landak ,4 Raja, yaitu  Raja Kerajaan Ismahayana Landak, Raja Kubu, Raja Mempawah, dan Raja Tayan dan tamu undangan lainnya pada kegiatan Naik Dango ke XXX di Ngabang. FOTO Ya’ Syahdan
upacara penyambutan Gubernur Kalbar, Bupati /wakil Bupati Landak ,4 Raja, yaitu Raja Kerajaan Ismahayana Landak, Raja Kubu, Raja Mempawah, dan Raja Tayan dan tamu undangan lainnya pada kegiatan Naik Dango ke XXX di Ngabang. FOTO Ya’ Syahdan

kontingen  dari 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya, juga dimuliakan dengan kehadiran 4 Raja, masing-masing, Raja dari Kerajaan Landak, Raja Kerajaan Mempawah, Raja Kerajaan Kubu dan Raja Kerajaan Tayan. Kemudian di muliakan dengan kehadiran tamu dari Serawak Malaysia, serta kerabat Diraja Kerajaan Brunai Darussalam, para Temenggung, Pasirah, Payaraga dan undangan lainnya.

Ketua panitia, Naik Dango ke XXX, Lukas Kanoh, mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai budaya dan kearipan budaya yang  dimiliki masyarakat adat Dayak Kanayant. Ada 3 Kabupaten yang tergabung dalam prosesi Naik Dango ke XXX tahun 2015 di Ngabang.

Kontingen Kecamatan  Sengah Temila dalam acara Naik Dango ke XXX di Ngabang. ” FOTO Ya’ Syahdan
Kontingen Kecamatan Sengah Temila dalam acara Naik Dango ke XXX di Ngabang. ” FOTO Ya’ Syahdan

Sementara itu ketua DAD Kabupaten Landak, Ludis, mengatakan terima kasih atas kehadiran para tamu, baik dari Kecamatan, dari 3 Kabupaten, Para Temenggung, Para Pengurus Adat, Raja Kerajaan Landak, Raja Kerajaan Mempawah, Raja Kerajaan Kubu dan Raja Kerajaan Tayan. Menurut Ludis, Naik Dango sebagai forum untuk tukar informasi bagi masyarakat petani, juga sebagai promosi wisata, dan melestarikan budaya.

Dalam kesempatan ini Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot dalam kata sambutannya menekankan agar Naik Dango menempati posisi yang benar, yaitu melestarikan budaya Naik Dango secara bermartabat. “ Saya menentang keras kegiatan judi, karena judi bukan budaya Naik Dango. Kendati ada yang mengancam saya karena saya melarang judi, minuman keras. Tapi saya juga yakin ada yang mendukung saya untuk menjadikan Naik Dango lebih bermartabat, ” ucap Bupati.

Bupati Adrinaus mengatakan, inti acara Naik Dango adalah menjaga harmonisasi dengan alam, Naik Dango sangat penting dengan kontek ke kinian , saya bersikeras untuk menjadikan kegiatan Naik Dango lebih bermartabat, menempatkan Naik Dango ke posisi yang sesungguhnya, dimana Naik Dango ini merupakan ujud ucapan syukur kepada Sang Pencipta atas limpahan karunia atas panen padi yang berlimpah ruah./ya’dan

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *