2 Tahanan Polsek Tebas Kabur

Tahanan kabur./Ilustrasi
Tahanan kabur./Ilustrasi

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SAMBAS- Dua tahanan Mapolsek Tebas kabupaten Sambas melarikan diri dengan cara merusak kunci gembok pintu tahanan.

Dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Sambas, Akp Eko Mardianto mengatakan bahwa pada hari, Minggu 19 April 2015 sekitar pukul 03.00-04.00 wib, 2 orang Tahanan Polsek Tebas kabur dari ruang tahanan Polsek Tebas.

“Tahanan yang bernama Agus Tinus alias Asun (22), warga Tionghoa. Tersangka merupakan salah satu pelaku kasus pencabul anak dibawah umur,” ujar Kasat Reskrim Polres Sambas, Akp Eko Mardianto kepada Post kota Pontianak, Minggu (19/4).

Kemudian tahanan yang bernama Agus Tian alias Dangah (20), suku Melayu. Tersangka merupakan salah satu pelaku Kasus Cabul anak dibawah umur.

“Sedangkan 1 (satu) tahanan atasnama Sukarna (37) dengan Kasus KDRT Tidak Ikut Kabur. Lantaran saat itu tahanan Mapolsek Tebas terdapat 3 (tiga) orang tahanan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Sambas menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 wib, sebelumnya anggota piket jaga mengecek sel tahanan namun ketiga tahanan tersebut masih berada didalam sel.

“Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari anggota piket jaga kembali mengecek sel tahanan dan kondisi tahanan masih lengkap 3 orang,” lanjut Eko.

Pada pukul 06.00 WIB anggota piket kembali mengecek ruang tahanan dan melihat pintu tahanan sudah terbuka dengan posisi gembok telah tergantung di engsel pintu tahanan

“Saat ini kami melakukan pencarian dan juga memberi target kepada Kapolsek dengan diback up Sat Reskrim dan Intelkam Polres, dan dalam 1×24 jam sudah harus tertangkap,” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan kordinasi dengan Polresta Pontianak, Res Singkawang, Res Bengkayang dan Res Mempawah dalam rangka melakukan pengejaran dan penangkapan kedua pelaku.

“Serta kita juga melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang melaksanakan piket pada saat itu, yang saat itu Perjagaan berjumlah 5 orang petugas,” tambahnya./ngadri

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *