12 Wanita Pekerja Kafe Diangkut Tim Pekat

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( SANGGAU ) –  Dalam upaya memberantas penyakit masyarakat di Kecamatan Parindu, Sat Pol PP Kabupaten Sanggau dibantu Polisi, BNN dan TNI baik dari Sanggau maupun yang ada di tingkat Kecamatan Parindu serta beberapa komponen masyarakat melakukan razia Pekat pada hari Rabu, 10 Mei 2017.

Razia dilaksanakan mulai pukul 23.00 wib dengan sasaran tempat penginapan, warung/cafe dan tempat-tempat kost.

Dari razia ini terjaring sebanyak 12 wanita pekerja cafe dan dibawa langsung ke Gedung Pertemuan Kantor Camat Parindu untuk didata, tes urin dan disidang dengan tindak pidana ringan.

Dari tingkat Forkopimcat Parindu, turut hadir Sekcam Parindu dan Anggota Pol PP Parindu, Suhardi, Danramil 12/Parindu dan anggotanya serta KSPK Polsek Parindu beserta anggotanya.

Robert H. Panjaitan selaku Kepala Dusun Serarong Desa Pusat Damai yang turut serta dalam kegiatan razia tersebut mengatakan, ” sangat mendukung pelaksanaan operasi pekat ini, agar terjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat kita. Mengingat hal-hal yang berkaitan dengan penyakit masyarakat di Kecamatan Parindu khususnya wilayah Desa Pusat Damai saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Aktivitas kafe, peredaran miras, pergaulan bebas, kenakalan remaja, peredaran narkoba, warnet yang buka hingga larut malam serta perselingkuhan yang merusak kehidupan keluarga sudah sangat mengkhawatirkan.

Diakui bahwa adanya  remaja putus sekolah akibat hamil di luar nikah, perceraian akibat perselingkuhan dan terlantarnya anak-anak tidak lepas dari maraknya pelanggaran tipiring.

“Kami sangat berharap kegiatan ini razia dapat terus ditingkatkan demi terjaganya situasi kamtibmas dan demi masa depan generasi kita,”katanya.

Sejalan dengan hal itu, Brigadir Wajianto selaku Bhabinkamtibmas Desa Pusat Damai yang turut serta dalam kegiatan razia ini menghimbau agat peran serta masyarakat, para pengurus RT dan Kepala Dusun untuk lebih intensif lagi memantau dan menjaga lingkungannya dari pengaruh hal-hal yang negatif.

“Apabila ada hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas agar tidak perlu sungkan untuk menyampaikannya kepada pihak Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, agar dapat segera diatasi sebelum terjadi pelanggaran hukum,”tegas Wijianto.

Kegiatan razia ini selesai sekitar jam 03.30 Wib yang secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar.

Para wanita pekerja kafe dilakukan pembinaan oleh instansi terkait. (RH/an)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *