1 Wanita dan 2 Pria Pelaku Curanmor DirIngkus Satreskrim Polres Mempawah

Mempawah – Satreskrim Polres Mempawah berhasil meringkus 3 pelaku curanmor yang beraksi di wilayah Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak.

AKBP Didik Dwi Santoso mengungkapkan dalam press riliease dengan pihak media, Rabu, 29/11/2017 di Aula Polres Mempawah, “Penangkapan ini bisa dilakukan karena informasi dari masyarakat mempawah, yang mana terus dilakukan pengembangan sehingga membuahkan hasil sehingga bisa diringkus”.

“3 orang pelaku ini setelah ditangkap, yang mengejutkan adalah bahwa dari 3 orang pelaku curanmor diantaranya seorang wanita yang masih dibawah umur, adapun identitas ketiga pelaku berinisial SR (17) seorang wanita, Z (28) pria, dan AN (20) pria.”

Satreskrim Polres mempawah awal bisa meringkus ketiga pelaku karena berhasil menangkap Z, yang tidak lain dan tidak bukan merupakan salah satu target operasi dari ketiga pelaku curanmor dan Z ini ditangkap di Monterado kabupaten bengkayang, beserta barang bukit satu unit sepeda motor hasil curian.

Saat dilakukan penangkapan bahwa Z ini melakukan perlawanan kepada anggota Satreskrim Polres Mempawah yang akhir Z dihadiahi timah panas oleh petuga, dan akhir Z sendiri harus mengerang kesakitan.

“Dengan tertangkapnya Z, terus dilakukan pengembangan berikutnya sehingga petugas dapat meringkus AN dan SR bersama tiga unit motor curian, yang dilakukan oleh ketiga tersangka,” ujarnya

Saat melakukan pencurian ketiganya sudah mempunyai tugas masing-masing. Z bertugas sebagai pembawa hasil curian, sementar AN dan SR bertugas mengawasi lokasi tempat sasaran untuk memudahkan pencurian yang akan dilakukan.

“Mereka mencuri kendaraan ini tidak di satu kota tapi berbeda kota. yang jadi sasaran dari pelaku adalah Mereka mengincar para pemilik kendaraan yang lupa mencabut kunci dari stok kontak. Sebelum melakukan aksi, ketiga pelaku ini, berkeliling dan menyisir setiap lokasi, jika ada kesempatan mereka akan beraksi,” ujarnya.

“Terkait dugaan bahwa SR masis di bawah umur atau tidak, kami masih harus lebih akurat lagi dalam pengungkapan kasus, hal ini bahwa SR mengaku memang masih berusia 17 tahun, yang mana nantinya dibuktikan dengan Surat Kenal lahir atau pun surat Kartu Keluarga. Jika memang ternyata SR berumur 17 dan dikatakan masih dibawah umur, maka cara penanganan hukumnya akan lebih berbeda dengan kedua tersangka yang telah dewasa.” ujarnya

AKBP Didik Dwi Santoso mengatakan pihaknya akan memastikannya dengan mengecek akta lahir yang bersangkutan, agar diketahui dengan pasti bahwa tersangka SR yang berjenis kelamin perempuan tersebut benar berusia 17 tahun.

Atas perbuatan tindak kejahatan yang telah mereka lakukan dan perbuatan yang telah dilakukan, ketiga tersangka dikenakan pasal 362 KUHP, pasal 363 KUHP jo 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selam 7 tahun.(ar/PKP). //foto : ar//

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *